Rekomendasi Saham Diprediksi Raih Cuan Pekan Ini, Ada Sektor Konsumer

Senin, 27/11/2023 06:33 WIB
Daftar saham unggulan (bisnis)

Daftar saham unggulan (bisnis)

Jakarta, law-justice.co - Pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 5,28 poin atau 0,08 persen ke level 7.009.

Selain itu, investor melakukan transaksi sebesar Rp8,63 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 21,61 miliar saham.

Dalam sepekan terakhir, indeks saham menguat tiga kali, sementara dua hari sisanya melemah. Tak heran, performa indeks pun menguat 0,46 persen.

PJ Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kautsar Primadi Nurahmad pun mengatakan selama periode tanggal 20 sampai dengan 24 November 2023 kemarin, perdagangan saham ditutup positif.

Tercatat kapitalisasi pasar bursa meningkat 0,17 persen dari Rp11,04 triliun menjadi Rp11,05 triliun pada pekan lalu. Sementara, rata-rata volume transaksi harian meningkat 29,18 persen dari 16,94 miliar menjadi 21,88 miliar lembar saham.

Peningkatan juga terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian, yakni meningkat 4,35 persen dari 1.076.690 menjadi 1.123.494 kali transaksi. Adapun rata-rata nilai transaksi harian juga meningkat 10,89 persen dari Rp8,63 triliun menjadi Rp9,57 triliun.

"Investor asing pada hari ini mencatatkan nilai jual bersih saham sebesar Rp943,48 miliar, dan sepanjang tahun 2023 investor asing telah mencatatkan nilai jual bersih saham sebesar Rp14,24 triliun," kata Kautsar seperti dikutip dari situs IDX, Jumat (24/11).

Lantas, seperti apa proyeksi pergerakan IHSG untuk sepekan ke depan?

Pengamat Pasar Modal Oktavianus Audi memproyeksi indeks saham cenderung bergerak terbatas dengan uji area supply di rentang 6.980-7.045 pada pekan ini. IHSG diprediksi bergerak di rentang support 6.895 dan resistance 7.100.

Menurut Oktavianus, pada pekan ini, IHSG bakal diwarnai oleh berbagai sentimen dari perekonomian dalam negeri dan juga global.

Dia menyebut harga pangan seperti beras dan cabai rawit yang masih mengalami kenaikan menjadi penyumbang andil inflasi terbesar dalam tiga bulan berturut-turut. Namun hal ini tetap akan direspons moderat oleh pasar mengingat kenaikan inflasi masih dalam target Bank Indonesia (BI).

Dia juga berpandangan industri manufaktur yang kokoh membuat pasar masih akan merespons moderat dengan mengantisipasi perlambatan pada aktivitas pabrik. Pasalnya, aktivitas pabrik mengalami fase yang lambat sejak Februari 2023 di tengah penurunan penjualan ekspor.

Tidak hanya itu, rilis data NBS Manufaktur PMI China November yang diperkirakan kembali dalam zona kontraksi menunjukkan pemulihan ekonomi China masih lemah.

Oktavianus melihat perlambatan pemulihan aktivitas ini berdampak terhadap Indonesia mengingat mitra dagang terbesar adalah China.

Dia juga mengatakan pidato Ketua The Fed Jerome Powell pada diskusi di Atlanta, AS juga turut menyumbang sentimen pada proyeksi IHSG pekan ini.

"Kami perkirakan akan mempengaruhi pasar jika pandangan dari Fed kembali hawkish setelah data inflasi dan klaim pengangguran yang naik," kata Oktavianus seperti melansir cnnindonesia.com, Minggu (26/11).

Dengan sentimen di atas dan kecenderungan tekanan terhadap IHSG, Oktavianus menyarankan investor untuk tetap berhati-hati lantaran beberapa data ekonomi yang tidak sesuai ekspektasi pasar dapat berdampak buruk pada IHSG. Jika IHSG gagal melewati area supply di rentang 6.980-7.045, hal itu dapat mendorong pelemahan.

Adapun sektor yang dapat diperhatikan adalah sektor konsumer karena pergerakan technical yang potensial.

Berdasarkan analisis teknikal, Oktavianus pun merekomendasikan beberapa saham yang bisa dikoleksi.

Pertama, saham PT Media Nusantara Citra Tbk atau MNCN yang ditutup menguat 2,58 persen ke posisi 398 pekan lalu. Oktavianus memproyeksi MNCN dapat menyentuh level 452 pada pekan ini.

Kedua, saham PT Bank KB Bukopin Tbk atau BBKP yang ditutup menguat 7,50 persen ke posisi 86 pekan lalu. Oktavianus memproyeksi BBKP dapat menyentuh level 98 pada pekan ini.

Ketiga, PT Mitra Adiperkasa Tbk atau MAPI yang ditutup menguat 2,29 persen ke posisi 1.785 pekan lalu. Oktavianus memproyeksi MAPI dapat menyentuh level 2.000 pada pekan ini.

Keempat, PT Prodia Widyahusada Tbk atau PRDA yang ditutup menguat 1,79 persen ke posisi 5.700 pekan lalu. Oktavianus memproyeksi PRDA dapat menyentuh level 6.225 pada pekan ini.

Senada, Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana juga memproyeksi IHSG bergerak cenderung terbatas dalam sepekan. Dia memprediksi indeks saham bergerak di rentang support 6.946 dan resistance 7.050.

Dia pun menyarankan investor dapat mencermati beberapa saham dari emiten ia rekomendasikan, yakni PT Bank Centra Asia Tbk atau BBCA yang ditutup di posisi 8.925 pekan lalu. Dia memproyeksi BBCA dapat menyentuh level 9.225 pekan ini.

Selanjutnya, Herditya juga merekomendasikan saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BBRI yang menguat 0,93 persen ke posisi 5.400 pekan lalu. Ia memproyeksi BBRI dapat menyentuh level 5.625 pekan ini.

Terakhir, Herditya juga merekomendasikan saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk atau GOTO yang pekan lalu ditutup di posisi 94. Dia memproyeksi GOTO dapat menyentuh level 112 pekan ini.

(Annisa\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar