UU ASN Resmi Berlaku, Tenaga Honorer Resmi Dihapus

Sabtu, 04/11/2023 11:28 WIB
Ilustrasi Sejumlah pegawai honorer berunjuk rasa atas kebijakan pemerintah (Foto: Antara)

Ilustrasi Sejumlah pegawai honorer berunjuk rasa atas kebijakan pemerintah (Foto: Antara)

[INTRO]

Akhirnya status tenaga honorer di instansi pemerintah resmi dihapus setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) menandatangani UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Surat Keputusan yang ditandatangani Presiden Jokowi pada Selasa (31/10) itu menyebut tenaga non-ASN harus ditata. Penataan pegawai honorer itu dibatasi paling lambat hingga Desember 2024.

"Adapun pegawai non-ASN atau nama lainnya wajib diselesaikan penataannya paling lambat Desember 2024 dan sejak uu ini mulai berlaku, instansi pemerintah dilarang mengangkat pegawai non-ASN atau nama lainnya selain pegawai ASN," tulis pasal 66 beleid tersebut, dikutip Sabtu (4/11).

Lalu, penjelasan pasal 66 menyebutkan penataan yang dimaksud adalah verifikasi, validasi, dan pengangkatan oleh lembaga yang berwenang.

Larangan pengangkatan honorer baru diatur dalam Pasal 65 ayat 1 UU ASN yang menyatakan pejabat pembina kepegawaian dilarang mengangkat pegawai non-ASN untuk mengisi jabatan ASN.

Hal serupa juga berlaku bagi pejabat lain di instansi pemerintah yang melakukan pengangkatan pegawai non-ASN. "Pejabat pembina kepegawaian dan pejabat lain sebagaimana dimaksud pada ayat 1 dan ayat 2 yang mengangkat pegawai non-ASN untuk mengisi jabatan ASN dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," bunyi pasal 65 ayat 3.

 

(Warta Wartawati\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar