Pilpres 2024, Seruan Gerindra: Pertempuran Terakhir, Harus Dimenangkan

Senin, 26/06/2023 10:46 WIB
Mochamad Iriawan atau Iwan Bule mendatangi kediaman Prabowo Subianto, Kamis (27/4/2023) sore memakai seragam yang sama dikenakan seluruh kader-kader Gerindra. Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto mengumumkan secara resmi Mochamad Iriawan alias Iwan Bule sebagai kader sekaligus dilantik sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra. Robinsar Nainggolan

Mochamad Iriawan atau Iwan Bule mendatangi kediaman Prabowo Subianto, Kamis (27/4/2023) sore memakai seragam yang sama dikenakan seluruh kader-kader Gerindra. Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto mengumumkan secara resmi Mochamad Iriawan alias Iwan Bule sebagai kader sekaligus dilantik sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra. Robinsar Nainggolan

Jakarta, law-justice.co - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Gerindra DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menyatakan bahwa Pilpres 2024 merupakan pertarungan terakhir yang harus dimenangkan Prabowo Subianto.

Mantan Wakil Gubernur DKI itu mengklaim Pilpres 2024 merupakan momentum yang tepat bagi Prabowo menjadi presiden.

"Ini pertempuran terakhir yang akan kita menangkan dan momentum terbaik bagi kita semua, bagi bangsa Indonesia yang akan dipimpin oleh Bapak H. Prabowo Subianto sebagai Presiden RI 2024-2029," kata Riza di Gelanggang Remaja Jakarta Utara, Minggu (25/6).

Dia mengklaim jika Prabowo memenangkan pertarungan, maka Indonesia akan menjadi negara yang makmur dan diperhitungkan di kancah internasional.

Riza pun menilai Prabowo merupakan pemimpin yang tangguh dengan rekam jejak yang baik.

"Pak Prabowo memiliki bibit bobot bebet yang baik dan beliau adalah orang yang tulus. Beliau ini orang yang tangguh, orang yang tegas, orang yang telah teruji dan terpercaya," ujar dia.

Di hadapan ribuan kader Gerindra Jakarta Utara, Riza pun meminta seluruhnya untuk menggencarkan serangan udara dan darat memenangkan Prabowo.

Serangan udara meliputi pergerakan di media sosial, yakni mengklarifikasi konten tak baik seraya menyebarluaskan konten positif Prabowo.

Sementara serangan darat yakni, seluruh DPC di setiap daerah harus menyiapkan lima orang pengurus partai di tingkat RT untuk meyakinkan mereka memilih Prabowo.

Jelang Pilpres 2024, Prabowo telah mendeklarasikan diri sebagai bakal capres Partai Gerindra.

Namun, hingga kini ia masih belum menentukan sosok cawapres yang akan mendampinginya.

Sejauh ini, Gerindra tergabung ke dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) bersama PKB. Lobi politik soal Cawapres masih berjalan alot seiring kabar Partai Golkar yang juga menunjukkan gelagat bergabung dalam koalisi Prabowo.

 

 

(Annisa\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar