Hari ini Patrialis Akbar, Zumi Zola hingga Pinangki Bebas Bersyarat

Selasa, 06/09/2022 18:36 WIB
Jaksa Pinangki (tribun)

Jaksa Pinangki (tribun)

Jakarta, law-justice.co - Hari ini, Selasa 6 September 2022, Sejumlah narapidana (napi) kasus korupsi bebas dari Lapas Sukamiskin.

Napi koruptor yang bebas di antaranya mantan Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar hingga mantan Gubernur Bengkulu Zumi Zola.

Selain itu ada juga mantan Menteri Agama Suryadharma Ali.

Kalapas Sukamiskin Elly Yuzar membenarkan soal bebas bersyarat napi korupsi tersebut.

Menurutnya, ada sejumlah napi yang hari ini bebas karena memenuhi hak mereka sesuai Undang-undang.

Elly mengakui di antaranya ada beberapa napi yang sempat menjabat di pemerintahan.

"Tidak ingat betul, tapi ada Patrialis Akbar, Suryadharma Ali, Zumi Zola," kata Elly.

Menurut Elly, mereka bukan bebas murni, melainkan bebas bersyarat. Mereka pun masih harus wajib lapor ke Bapas Bandung.

"Mereka bebas bersyarat, masih harus wajib lapor ke Bapas Bandung sampai habis," katanya.

Sebagaimana diketahui, Patrialis Akbar, Zumi Zola dan Suryadharma Ali menjalani hukuman atas kasus korupsi di Lapas Sukamiskin. Mereka menjalani hukuman atas vonis yang beragam.

Patrialis Akbar misalnya. Mantan hakim Mahkamah Konstitusi (MK) ini terjerat kasus suap impor daging. Dia divonis 8 tahun, setelah dipotong hukumannya menjadi 7 tahun penjara.

Kemudian Zumi Zola, divonis oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor dengan 6 tahun penjara dan diwajibkan membayar denda Rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan.

Zumi juga dihukum pidana tambahan berupa pencabutan hak untuk dipilih dalam jabatan publik selama 5 tahun, terhitung sejak selesai menjalani pidana pokoknya.

Sementara itu Suryadharma Ali divonis penjara selama 6 tahun, denda Rp 300 juta dan subside 3 bulan kurungan serta uang pengganti Rp 1,821 miliar.

Suryadharma juga terbukti menyelewengkan DOM (dana operasional menteri) Rp 1,8 miliar yang disebut majelis hakim tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang mengatur penggunaan DOM.

Mantan Jaksa Pinangki juga Bebas Bersyarat Hari Ini

Mantan jaksa Pinangki Sirna Malasari resmi menghirup udara bebas setelah keluar dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tangerang pada hari ini, Selasa (6/9).

Mantan Kepala Sub Bagian Pemantauan dan Evaluasi 2 pada Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan Kejaksaan Agung (Kejagung) itu mendapat program Pembebasan Bersyarat (PB).

"Iya betul hari ini bebas bersyarat," ujar Kabag Humas dan Protokol Ditjen PAS Kemenkumham Rika Aprianti melalui pesan tertulis, Selasa (6/9).

Meski begitu, Pinangki diwajibkan menjalani bimbingan oleh Balai Pemasyarakatan (Bapas).

Selama menjalani bimbingan untuk waktu yang tidak disebutkan, Pinangki tidak boleh melakukan pelanggaran terlebih pelanggaran pidana.

Namun, jika dia terbukti melakukan pelanggaran, maka Pinangki bisa dijebloskan kembali ke penjara untuk menjalani sisa masa tahanan.

Sebelumnya, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan permohonan banding mantan jaksa Pinangki Sirna Malasari.

Vonis terhadap Pinangki menjadi empat tahun penjara dari semula 10 tahun penjara.

Pinangki terbukti melakukan tindak pidana korupsi, tindak pidana pencucian uang (TPPU), dan pemufakatan jahat terkait sengkarut penanganan perkara terpidana korupsi hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra.

Vonis di tingkat banding tersebut menuai protes publik karena dinilai mencederai rasa keadilan. Adapun Pinangki dijebloskan ke Lapas Kelas IIA Tangerang pada Senin, 2 Agustus 2021.

(Ade Irmansyah\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar