Sudah Tahu Pengancam Bharada E, Pengacara Minta Perlindungan ke Jokowi

Rabu, 10/08/2022 17:49 WIB
Bharada E sosok utama yang terlibat dalam peristiwa baku tembak di rumah Kadiv Propram nonaktif Irjen Pol Ferdy Sambo yang menewaskan Brigadir J selesai menjalani pemeriksaan oleh Komnas HAM , Selasa (26/7). Pemeriksaan Bharada E dan ajudan lainnya dilakukan tanpa pendampingan dari pejabat Polri. Robinsar Nainggolan

Bharada E sosok utama yang terlibat dalam peristiwa baku tembak di rumah Kadiv Propram nonaktif Irjen Pol Ferdy Sambo yang menewaskan Brigadir J selesai menjalani pemeriksaan oleh Komnas HAM , Selasa (26/7). Pemeriksaan Bharada E dan ajudan lainnya dilakukan tanpa pendampingan dari pejabat Polri. Robinsar Nainggolan

Jakarta, law-justice.co - Kuasa hukum Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E, Deolipa Yumara menyampaikan kliennya mendapat berbagai ancaman usai nyanyiannya membuka tabir kematian Brigpol Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

"Kita juga waktu ke Bareskrim juga diancam-ancam. Perkara besar sama aja ada yang ancam. Orang kan ada yang suka ada yang nggak suka. Ada kenal ada nggak kenal. Ada cinta ada benci. Kalau kami kan tetap mencintai semuanya," kata Deolipa Yumara kepada wartawan di Jakarta, Selasa (9/8).

Namun begitu, Deolipa mengaku telah mengantongi pihak yang mengancam kliennya.

Namun dia enggan membeberkan identitas pihak yang mengancam kliennya itu.

Oleh karena itu, kata dia, dirinya telah bersurat kepada Presiden Joko Widodo untuk meminta perlindungan.

"Saya tahu dong tahu (identitas pemberi ancaman), makanya kita perlindungan ke Pak Jokowi kalau ada apa-apa," ujarnya.

Deolipa menyebutkan ancaman yang diterimanya belum dinilai parah. Dia mengaku kerap mendapatkan ancaman saat menangani perkara besar.

"Tidak (parah ancamannya), biasa aja. Biasa kok, santai-santai. Biasa kita ngehadapin yang begitu-begitu," tambahnya.

(Annisa\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar