Persilakan Bharada E Ajukan JC, LPSK Minta Berikan Keterangan Jujur

Minggu, 07/08/2022 13:03 WIB
Bharada E sosok utama yang terlibat dalam peristiwa baku tembak di rumah Kadiv Propram nonaktif Irjen Pol Ferdy Sambo yang menewaskan Brigadir J selesai menjalani pemeriksaan oleh Komnas HAM , Selasa (26/7). Pemeriksaan Bharada E dan ajudan lainnya dilakukan tanpa pendampingan dari pejabat Polri. Robinsar Nainggolan

Bharada E sosok utama yang terlibat dalam peristiwa baku tembak di rumah Kadiv Propram nonaktif Irjen Pol Ferdy Sambo yang menewaskan Brigadir J selesai menjalani pemeriksaan oleh Komnas HAM , Selasa (26/7). Pemeriksaan Bharada E dan ajudan lainnya dilakukan tanpa pendampingan dari pejabat Polri. Robinsar Nainggolan

Jakarta, law-justice.co - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mempersilakan apabila pihak Bharada E ingin mengajukan justice collaborator (JC).

Namun menurut Wakil Ketua LPSK, Edwin Partogi hingga saat ini belum ada pengajuan JC yang diterima LPSK dari pihak Bharada E.

"Silakan, kami belum terima permohonan resminya," kata Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi saat dihubungi, Minggu (7/8/2022).

Namun ada hal yang harus diperhatikan jika Bharada E ingin menjadi justice collaborator.

Dia berharap Bharada E mau memberikan keterangan yang bisa membuat makin terang duduk perkara kematian Brigadir Yoshua Hutabarat atau Brigadir J.

"Syaratnya bukan pelaku utama dan mau buat terang perkaranya," terang Edwin.

Edwin menyebut tahapan pengajuan justice collaborator sama dengan pengajuan sebelumnya. Namun ia mengatakan akan pengambilan keterangan tambahan yang akan dilakukan kepada Bharada E.

"Tahapan sama dengan sebelumnya dan akan ada tahapan lagi, khususnya soal sifat penting keterangan," ungkap Edwin.

Sebelumnya, kuasa hukum Bharada Richard Eliezer alias Bharada E, Deolipa Yumara menyatakan kliennya akan mengajukan diri sebagai justice collaborator (JC).

Kata dia, Bharada E siap menjadi JC dalam kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J.

"Tentunya kita melihat ini penting untuk dilindungi sekarang saksi kunci walaupun tersangka, tapi penting sehingga kami bersepakat kita ajukan diri yang bersangkutan (Bharada E) sebagai justice collaborator," kata Deolipa di gedung Bareskrim Polri, Sabtu (6/8).

Deolipa menyebut Bharada E juga akan meminta perlindungan hukum kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Rencananya, pihak Bharada E akan mendatangi LPSK pada Senin (8/8) besok.

"Dan kita juga meminta perlindungan hukum kepada LPSK. Kami hari Senin pagi upayakan itu," ujarnya.

Deolipa kemudian menjelaskan alasan Bharada E siap menjadi JC dan meminta perlindungan hukum kepada LPSK. Dia melihat Bharada E dapat menjadi saksi kunci dalam kasus tewasnya Brigadir J.

 

 

(Annisa\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar