Jika Berpasangan dengan Cak Imin, Prabowo akan Pikul Beban Berat

Kamis, 28/07/2022 20:58 WIB
Prabowo dan Cak Imin (tribunnews)

Prabowo dan Cak Imin (tribunnews)

Jakarta, law-justice.co - Prabowo Subianto akan memikul beban berat jika berpasangan dengan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin pada Pilpres 2024 mendatang. Duet keduanya makin kuat ketika pertemuan politik antara elite Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) baru-baru ini.

Hal itu juga menunjukkan pembentukan koalisi kedua parpol makin serius. "Gerindra dan PKB seperti sedang memperkuat ikatan batin untuk segera mendeklarasikan nama capres dan cawapres, yaitu Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar," kata Ikhwan dalam keterangannya, Kamis (28/7).

Apalagi, dalam pertemuan yang digelar di kawasan Jakarta Selatan, Senin malam (25/7) itu turut membahas piagam deklarasi atau kontrak politik untuk menyongsong pencalonan presiden dan wakil presiden 2024 nanti.

"Secara gamblang, kedua partai politik ini berambisi memenangkan Pilpres 2024. Kita lihat bagaimana figur Prabowo dan Muhaimin Iskandar ngebet maju di Pilpres 2024," jelas Ikhwan Arif.

Jika duet ini benar-benar akan direalisasikan, maka tugas berat akan dipikul Prabowo Subianto. Sebab menurut Ikhwan, butuh usaha keras untuk mendongkrak suara dukungan untuk duet Prabowo-Muhaimin.

"Ini tugas berat Prabowo agar tidak terjadi kekalahan seperti di tahun 2019. Jika pertemuan hanya dilakukan di tingkat elite atau pusat, tentu capres dan cawapresnya akan kewalahan," jelasnya.

Selain pertemuan tingkat elite, ambisi Prabowo-Muhaimin perlu digaungkan kedua partai politik hingga ke pengurus daerah.

"Dibutuhkan ketegasan pengurus partai untuk menyatukan suara mendukung capres dan cawapres pilihan partai atau koalisi partai," tandasnya.

(Gisella Putri\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar