Ponpes Shiddiqiyah Jombang Dikepung, Anak Kyai Dicari Sampai ke Toilet

Kamis, 07/07/2022 15:09 WIB
Kiai jombang yang jadi DPO Polisi (JPNN)

Kiai jombang yang jadi DPO Polisi (JPNN)

Jakarta, law-justice.co - Sejumlah aparat kepolisian sudah mengepung Pondok Pesantren Shiddiqiyah, Losari, Ploso, Jombang untuk meringkus DPO kasus pencabulan santriwati, Moch Subchi Azal Tsani (MSAT/42) alias Bechi.

Namun, hingga berita ini diturunkan, DPO kasus pencabulan santriwati, Moch Subchi Azal Tsani (MSAT/42) alias Bechi masih juga belum ditangkap.

Seperti melansir cnnindonesia.com, salah seorang saksi di lokasi, mengatakan Bechi kabur melalui jalur-jalur tikus di pesantren untuk bersembunyi.

Polisi pun sampai menyisir pemakaman hingga toilet pesantren.

"Semuanya disisir, di makam, di toilet, pondok santri perempuan," kata Aan Anshori, seorang saksi yang mengikuti pengejaran MSAT.

Karena itu, dia ragu MSAT masih berada di sekitar pesantren. Tapi karena pesantren yang luas, bisa jadi, DPO bersembunyi di suatu tempat di dalam area pondok.

"Sangat memungkinkan kabur, tapi ada kemungkinan juga dia masih di sini karena medannya sangat luas," ujarnya.

Di saat yang sama, polisi juga melakukan negosiasi dengan pihak keluarga. Namun mereka menolak memberi tahu posisi di mana MSAT bersembunyi.

"Keluarga dan petinggi-petinggi pesantren juga tidak mau memberi tahu dimana posisinya [tersangka]. Polisi diminta pergi tapi tampaknya tidak mau pergi, polisi bertahan, ada sekitar empat kompi," ucapnya.

Sementara itu Kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto mengatakan pihaknya hingga kini terus menggeledah seluruh lokasi di Pesantren Shiddiqiyyah.

"Pondok ini informasi yang kami terima lima hektar, bangunannya sangat banyak, kami cari satu persatu. Kami masih proses pencarian yang bersangkutan di dalam pondok, sampai dapat," pungkas dia.

 

(Annisa\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar