Mutasi Petinggi TNI, Jendral Kopassus Akmil 1992 Jadi Bintang 3

Rabu, 06/07/2022 05:35 WIB
Mayjen TNI Richard Horja Taruli Tampubolon mendapat kepercayaan untuk mengisi jabatan Inspektur Jenderal TNI Angkatan Darat atau Irjenad. (Dok.Ist)

Mayjen TNI Richard Horja Taruli Tampubolon mendapat kepercayaan untuk mengisi jabatan Inspektur Jenderal TNI Angkatan Darat atau Irjenad. (Dok.Ist)

Jakarta, law-justice.co - Gerbong mutasi pejabat tinggi TNI kembali bergerak. Kali ini 180 perwira dari tiga matra berganti jabatan sesuai surat keputusan Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa.

Salah satu yang mendapat penugasan baru yakni Mayjen TNI Richard Horja Taruli Tampubolon . Jenderal infanteri lulusan Akademi Militer 1992 itu mendapat kepercayaan untuk mengisi jabatan Inspektur Jenderal TNI Angkatan Darat atau Irjenad. "Mayjen TNI Richard Tampubolon, jabatan lama Pangdam XVI/Patimura, jabatan baru Irjenad," bunyi Salinan SK Panglima TNI Nomor Kep/558/VI/2022 tertanggal 27 Juni 2022 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan TNI, dikutip Rabu (6/7/2022)

Richard akan menggantikan Letjen TNI Rudianto yang diplot sebagai Kabais TNI. Adapun Rudianto menggantikan Letjen TNI Joni Supriyanto yang dimutasi sebagai Pati Mabes TNI AD dalam rangka pensiun. Dengan penunjukan ini, bintang emas di pundak Richard bakal bertambah satu. Untuk diketahui, jabatan Irjenad berdasarkan validasi organisasi TNI merupakan pos untuk bintang tiga atau letnan jenderal.

Kendati tak lama lagi tembus letjen, Richard bukan orang pertama dari Akmil 92 yang menyandang pangkat tersebut. Jenderal yang lahir dan ditempa Kopassus ini mengikuti jejak rekan angkatannya yang lebih dulu menjadi letjen. Sosok tersebut tak lain Pangkostrad Letjen TNI Maruli Simanjuntak.

Maruli juga abituren 1992. Mereka juga sama-sama dari kecabangan infanteri Korps Baret Merah. Baca juga: Mutasi TNI, 39 Kolonel dari AD, AL, dan AU Pecah Bintang Rekam jejak Richard Tampubolon juga mentereng. Sebelum diangkat menjadi Pangdam Pattimura, tentara kelahiran 24 Mei 1969 ini dipercaya memimpin pasukan terelite TNI yakni Koopsus.


Sebagai Dankoopsus TNI, Richard berarti memegang tongkat komando tertinggi pasukan khusus gabungan yang terdiri atas pasukan elite tiga matra yakni, Kopassus TNI AD, Denjaka TNI AL, dan Korpaskhas TNI AU. Berbagai jabatan lain sebelumnya yang pernah dipegang yakni Kepala Staf Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Kaskogabwilhan I). Kasdam VI Mulawarman, Danrem 023/Kawal Samudera, Danrindam VI/Mulawarman.

Selain itu, Richard Tampubolon juga pernah menduduki jabatan penting di satuan elite TNI AD yakni, Pabandya Lid Sintel Makopassus, Danyon 11/Group 1 Kopassus, Wadangroup 2 Kopassus, Asintel Danjen Kopassus pada 2014, Dangroup 2 Kopassus, Dangroup 3 Kopassus hingga Wadanjen Kopassus pada 2017.

Serdadu berdarah Batak ini juga kenyang dengan berbagai penugasan di medan operasi mulai operasi di Timor Timur, operasi penanganan konflik sosial di Ambon, Maluku, hingga pembebasan sandera yang dilakukan Abu Sayaf pada 2016 silam.

Pasukan yang dipimpin Richard menjadi sorotan saat menyisir Markas Front Pembela Islam (FPI) di Jalan Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Kamis, 19 November 2020. Saat itu, iring-iringan kendaraan taktis (Rantis) Koopssus TNI yang dikawal patrol bermotor dari arah Slipi Jaya, berhenti di depan gang Markas FPI sambil membunyikan sirine. "Itu melintas perjalanan kembali ke markas," ucap Richard ketika dikonfirmasi.

Salah satu yang mendapat penugasan bar yakni Mayjen TNI Richard Horja Taruli Tampubolon . Jenderal infanteri lulusan Akademi Militer 1992 itu mendapat kepercayaan untuk mengisi jabatan Inspektur Jenderal TNI Angkatan Darat atau Irjenad. "Mayjen TNI Richard Tampubolon, jabatan lama Pangdam XVI/Patimura, jabatan baru Irjenad," bunyi Salinan SK Panglima TNI Nomor Kep/558/VI/2022 tertanggal 27 Juni 2022 tentang dan pemberhentian Pengangkatan Jabatan Dalam di Lingkungan TNI, dikutip Rabu (6/7/2022) .

Richard akan menggantikan Letjen TNI Rudianto yang diplot sebagai Kabais TNI. Adapun Rudianto menggantikan Letjen TNI Joni Supriyanto yang dimutasi sebagai Pati Mabes TNI AD dalam rangka pensiun.

Dengan penunjukan ini, bintang emas di pundak Richard bakal bertambah satu. Untuk diketahui, jabatan Irjenad berdasarkan validasi organisasi TNI merupakan pos untuk bintang tiga atau letnan jenderal.

Kendati tak lama lagi tembus letjen, Richard bukan orang pertama dari Akmil 92 yang menyandang pangkat tersebut. Jenderal yang lahir dan ditempa Kopassus ini mengikuti jejak rekan angkatannya yang lebih dulu menjadi letjen.

Sosok tersebut tak lain Pangkostrad Letjen TNI Maruli Simanjuntak. Maruli juga abituren 1992. Mereka juga sama-sama dari kecabangan infanteri Korps Baret Merah. 

Pecah Bintang Rekam jejak Richard Tampubolon juga mentereng. Sebelum diangkat menjadi Pangdam Pattimura, tentara kelahiran 24 Mei 1969 ini dipercaya memimpin pasukan terelite TNI yakni Koopsus.


Sebagai Dankoopsus TNI, Richard berarti memegang tongkat komando tertinggi pasukan khusus gabungan yang terdiri atas pasukan elite tiga matra yakni, Kopassus TNI AD, Denjaka TNI AL, dan Korpaskhas TNI AU. Berbagai jabatan lain sebelumnya yang pernah dipegang yakni Kepala Staf Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Kaskogabwilhan I).

Kasdam VI Mulawarman, Danrem 023/Kawal Samudera, Danrindam VI/Mulawarman. Selain itu, Richard Tampubolon juga pernah menduduki jabatan penting di satuan elite TNI AD yakni, Pabandya Lid Sintel Makopassus, Danyon 11/Group 1 Kopassus, Wadangroup 2 Kopassus, Asintel Danjen Kopassus pada 2014, Dangroup 2 Kopassus, Dangroup 3 Kopassus hingga Wadanjen Kopassus pada 2017.

Serdadu berdarah Batak ini juga kenyang dengan berbagai penugasan di medan operasi mulai operasi di Timor Timur, operasi penanganan konflikt sosial di Ambon, Maluku, hingga pembebasan sandera yang dilakukan Abu Sayaf pada 2016 silam.

Pasukan yang dipimpin Richard menjadi sorotan saat menyisir Markas Front Pembela Islam (FPI) di Jalan Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Kamis, 19 November 2020. Saat itu, iring-iringan kendaraan taktis (Rantis) Koopssus TNI yang dikawal patrol bermotor dari arah Slipi Jaya, berhenti di depan gang Markas FPI sambil membunyikan sirine. "Itu melintas perjalanan kembali ke markas," ucap Richard ketika dikonfirmasi.

 

(Devi Puspitasari\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar