Hoegeng Awards, POLRI Membuka Ruang Untuk di Kritik

Minggu, 03/07/2022 02:03 WIB
Istimewa

Istimewa

law-justice.co - Setelah Viral pemberitaan keluhan masyarakat melalui WA ke Kapolri yang pernah diungkap di DPR .  "Ini peringatan keras, jangan dianggap bermain-main bagi jajaran kepolisian di bawahnya. Banyaknya whatsapp yang masuk langsung ke Kapolri bukti masyarakat sudah sangat kecewa dengan pelayanan publik yang terjadi di kepolisian," kata Andi Rio 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus membuka ruang bagi masyarakat dalam memberikan kritik guna menjadikan institusi Polri yang terus melakukan perbaikan kedepannya.

"Disitulah kami tentunya mencoba untuk memperbaiki diri, membuka ruang untuk di kritik. Sehingga, kita tahu posisi kita dimana dan apa yang harus kita perbaiki," kata Sigit, Sabtu (2/7/2022).



Menurut Sigit, kritik, saran ataupun masukan dari masyarakat dijadikan sebagai suatu energi untuk terus melakukan perbaikan. Ia mengibaratkan, kritik tersebut selayaknya obat berupa pil pahit yang harus ditelan.

"Pil itu pahit, tapi harus kita makan sehingga kemudian kita bisa menjadi sehat untuk membuat organisasi atau institusi ini menjadi baik, jadi dipercaya dan kemudian masyarakat bisa menerima dan puas dengan pelayanan yang diberikan oleh kepolisian,” ujar Sigit.



Terkait Hoegeng Awards, mantan Kabareskrim Polri ini mengakui bahwa sosok mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso harus dijadikan panutan dan teladan oleh seluruh personel Kepolisian di Indonesia.

“Pak Hoegeng sebagai contoh teladan. Saya dan kita semua setuju, bahwa Pak Hoegeng bagi kami adalah salah satu teladan, salah satu aset Polri yang kita miliki sampai saat ini. Yang tentunya beliau sangat melegenda sebagai panutan, sebagai teladan di masanya," ucap eks Kapolda Banten.



Menurut Sigit, hal itu harus dijadikan semangat bagi institusi Polri untuk terus berusaha menjadi seperti apa yang diharapkan oleh masyarakat.

“Menjadi pegangan bagi kita semua, menjadi arah bagi kita semua untuk menjadi institusi yang baik seperti yang diharapkan masyarakat, itu bisa terwujud," tutur Sigit.



Sigit menekankan, dengan adanya Hoegeng Awards ini, semangatnya adalah masih ada sosok polisi yang dilihat oleh masyarakat untuk layak mendapatkan label untuk meneruskan semangat perjuangan dari Jenderal (Purn) Hoegeng.

Bahkan, sebanyak 67 ribu personel kepolisian diusulkan oleh masyarakat, untuk meraih penghargaan Hoegeng Awards tersebut.

“Sehingga kemudian, kita betul-betul bisa menjadi Polri yang menjadi harapan masyarakat, karena memang kita butuh support, kita butuh kritik, kita butuh pil pahit untuk menjadi lebih baik. Terima kasih dan selamat kepada rekan-rekan. Dan saya yakin akan tumbuh Hoegeng baru dan semangat keteladanan Hoegeng akan terus kita tanamkan di dalam sanubari dan itu menjadi semangat kami untuk terus menjadi lebih baik,” jelasnya. KUR

semoga semua permasalahan cepat teratasi

Kasus Baracca Ocean 

Tidak berjalannya pengaduan masyarakat tentang kasus investasi bodong di PT Baracca dari tahun 2019 sekarang sudah naik ke Pusat  dengan di laporkan ke Bareskrim sejak tanggal 20 juni 2022 lalu . Dan laporannya sudah diterima dan sedang diposisikan akan di lanjutkan untuk penarikan berkas laporan dari daerah yang masih belum berjalan.  Pihak sekretaris DIRTIPIDEKSUS sudah menaggapi dan akan memberitahukan perkembangannya ke pihak korban. Sangat puas atas tanggapan yang langsung diterima .

Semoga adanya  Terkait Hoegeng Awards, mantan Kabareskrim Polri ini mengakui bahwa sosok mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso harus dijadikan panutan dan teladan oleh seluruh personel Kepolisian di Indonesia.

(Warta Wartawati\Patia)

Share:




Berita Terkait

Komentar