Cerita Murid Buya Syafii Tak Berani Menyalip Ketika Bertemu di Jalan

Sabtu, 28/05/2022 12:00 WIB
Tangkapan layar akun twitter salah satu murid Buya Syafii (Twitter/@budhihermanto)

Tangkapan layar akun twitter salah satu murid Buya Syafii (Twitter/@budhihermanto)

Jakarta, law-justice.co - Cendekiawan muslim dan tokoh Muhammadiyah, Ahmad Syafii Maarif dikenal dengan kesederhanaannya dalam menjalani hidup. Kesederhanaannya itu disaksikan oleh banyak orang, dan diceritakan kembali sebagai bentuk cerminan.

Karena itu, kabar berpulangnya mantan Ketua PP Muhammadiyah, Ahmad Syafii Maarif, menyisakan sejumlah kenangan dari banyak orang yang mengenalnya.

Buya Syafii, begitu panggilan akrabnya, selama ini dikenal sebagai guru bangsa, yang menjadi panutan banyak orang, mulai dari rakyat biasa hingga pejabat negara.

Di balik nama besar yang disandangnya, terdapat sejumlah kisah mengenai kesederhanaannya, yang kadang membuat banyak orang terharu.

Diantaranya yang pernah disampaikan oleh satu murid Buya Syafii yang bernama Budhi Hermanto, melalui sebuah video yang ia unggah di akun twitternya, @budhihermanto, pada 30 Agustus 2021 lalu.

Ketika itu Budhi sedang mengendarai mobil di kompleks perumahan Nogotirto, Yogyakarta. Ia lalu melihat seorang pria paruh baya, bertopi merah tengah sedang mengayuh sepeda. Seketika Budi mengenali kalau pria itu adalah gurunya, Buya Syafii Maarif.

Meski naik mobil, Budi mengaku tidak berani mendahului sang guru, sebagai tanda hormat dan sungkan. Ia mengendarai mobilnya dengan pelan di belakang Buya Syafii.

“Saya gak berani menyalip pengendara sepeda bertopi merah ini, ketemu di kompleks perumahan nogotirto, semoga beliau selalu diberi kesehatan, berkah,” cuit Budhi Hermanto

Awalnya tidak ada netizen yang mengenali siapa pria yang dimaksud Budi, karena dia tidak menyebutkan namanya pada unggahan videonya tersebut.

Budhi lalu mengatakan, bahwa pria tersebut adalah Buya Syafii Maarif. Ia lalu berterima kasih kepada rekan-rekannya yang telah mendoakan gurunya itu.

“Iya beliau Buya Ahmad Syafii Maarif, tadi ada teman2 yg nanya. Terimakasih atas doa nya kawan-kawan, semoga Buya Maarif senantiasa sehat, diberi umur panjang oleh-Nya. Sebagai lentera utk kita, pun bangsa ini. Amiiin,” sambungnya.

Unggahan Budhi Hermanto tersebut mendapatkan banyak respon positif dari netizen. Mereka mengaku terpukau dengan kesederhanaan seorang guru bangsa, Ahmad Syafii Maarif.

Tak sedikit pula dari mereka yang mendoakan agar Buya Syafii diberikan kesehatan dan umur panjang.

“Ya Allah, buya Syafi`i...diantara banyaknya cendikia, alim, guru, beliau salah satu yg tlh memaknai `zuhud` sebenarnya. Yuk doakan beliau selalu Sehat dan dalam lindunganNya,” tulis salah satu netizen.

“Semoga selalu diberikan kesehatan, panjang umur Buat Eyang Buya Syafii Maarif. Al Fatihah,” tambah netizen lainnya.

“Ini ulama bagi semua anak bangsa dari agama apa pun...Selalu sehat untuk Buya Syafi`I,” sambung salah satu netizen lainnya.

Buya Syafii Maarif meninggal dunia pada Jumat, 27 Mei 2022, pukul 10.15 WIB di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah, Gamping.

Sebelumnya ia dirawat di rumah sakit tersebut sejak Sabtu, 14 Mei 2022, karena mengalami sesak napas

(Rio Rizalino\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar