Jokowi Disebut Tak Mungkin Dukung Capres yang Didukung PDI Perjuangan

Senin, 23/05/2022 13:48 WIB
Presiden Joko Widodo dan Ketua DPR RI, Puan Maharani/Net

Presiden Joko Widodo dan Ketua DPR RI, Puan Maharani/Net

Jakarta, law-justice.co - Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak akan mendukung calon presiden (capres) yang diusung PDI Perjuangan (PDIP).

Dalam hal ini kata dia, capres yang digadang-gadang PDIP adalah Ketua DPP PDIP, Puan Maharani.

Prediksi itu lantaran pada Pemilu 2024 nanti Jokowi sudah tidak lagi menjabat presiden, dan dia ingin mempunyai “jagoannya” sendiri agar tetap “aman”.

“Yang didukung PDIP, kemungkinan tak didukung oleh Jokowi. Kecil kemungkinan Jokowi dukung Puan,” kata Ujang Komarudin seperti melansir rmol.id.

Menurut Ujang, apabila Puan Maharani diusung oleh PDIP dan menang pada Pemilu 2024 dengan pasangannya kelak, maka Jokowi tidak akan bisa mengendalikan Puan Maharani.

“Puan tentu akan lebih patuh pada Megawati Soekarnoputri,” tutur Dosen Ilmu Politik Universitas Al-Azhar Indonesia ini.

“Kalau sudah begitu, Jokowi tak akan punya power apa-apa ketika sudah tak jadi presiden,” imbuhnya.

Atas dasar itu, tidak heran apabila Jokowi dalam acara Rakernas Relawan Pro Jokowi (Projo) memberikan sinyal dukungan untuk Pilpres 2024 dan menyinggung Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo.

“Jika Jokowi benar-benar dukung Ganjar, harapannya Ganjar bisa dipegang dan bisa amankan dan back up Jokowi ketika sudah tak jabat sebagai presiden lagi. Ganjar dianggap bisa manut dan tunduk pada Jokowi,” demikian Ujang Komarudin.

(Annisa\Editor)

Share:
Tags:




Berita Terkait

Komentar