Apa Maksud Arahan `Ojo Kesusu` Jokowi di Depan Ganjar di Acara Projo?

Minggu, 22/05/2022 09:30 WIB
Presiden Joko Widodo (Foto: CNN)

Presiden Joko Widodo (Foto: CNN)

Jakarta, law-justice.co - Belum lama ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta relawan Pro Jokowi (Projo) untuk ojo kesusu atau jangan terburu-buru dalam menentukan bakal calon Presiden 2024 yang didukung di depan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Menanggapi hal itu, Pengamat Politik dari UIN Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno melihat sinyal Jokowi lebih condong mendukung Ganjar.

"Kalau melihat tanda-tanda alam, sepertinya Jokowi lebih condong ke Ganjar meski Jokowi tak pernah menyatakan secara terbuka. Kalau melihat gerakan politik Projo tampak jelas kemana arah politik Jokowi," kata Adi.

"Teriakan Projo soal Ganjar jelas menjadi tanda tegas kemana arah politiknya," lanjutnya.

Adi juga menyorot pernyataan Jokowi yang menyebut `mungkin yang didukung ada di sini`. Kata-kata ini, tambah Adi, menjadi sinyal kuat arah dukungan Jokowi.

"Bahkan Kalimat Jokowi saat sambutan di depan Projo yang mengatakan `mungkin yang didukung ada di sini` menjadi sinyal kuat arah politik Jokowi. Ke depan tentu sangat dinamis. Belum bisa ditebak hitam putih," imbuh Adi.

Relawan Projo, kata Adi, secara kasat mata ingin usung Ganjar maju Pilpres 2024. Adi menambahkan dalam banyak hal, semua instrumen pemenangan Jokowi di Pilpres lalu terlihat mendukung Ganjar.

"Tapi Ganjar masih harus bersaing dengan Puan untuk mendapatkan tiket dari PDIP untuk maju Pilpres. Meski ada matahari kembar secara umum PDIP surplus kader untuk maju Pilpres," jelas Adi.

"Dulu Puan terlihat landai urusan Pilpres. Tapi setahun belakangan, Puan tampak serius melakukan kerja-kerja politik. Turun ke bawah, bantuan sosial, silaturahmi ke tokoh penting, dan seterusnya. Bahkan belakangan ini Puan secara terbuka nantang capres lain agar tak hanya modal ganteng dan viral di medsos," sambungnya.

Arahan `Ojo Kesusu` Jokowi

Jokowi juga memberikan arahan kepada Projo untuk `ojo kesusu`. Arahan ini dinilai agar Jokowi tidak terjebak antara relawan dan partai.

"Adanya gerakan relawan Jokowi yang aktif bersuara mendukung Ganjar Pranowo padahal partai asal Jokowi, PDI Perjuangan belum menentukan capres," ujar Pendiri Lembaga Survei KedaiKOPI Hendri Satrio atau Hensat.

"Jadi beliau minta relawan bersabar agar beliau tidak terjebak situasi yang tidak mengenakkan, terjebak di tengah antara relawan dan partai," lanjutnya.

Hendri menilai Jokowi lebih condong ke Ganjar. Dia mengingatkan presiden tidak seharusnya mengarahkan dukungannya.

"Seharusnya Presiden tidak boleh mengarahkan dukungan, tidak boleh mengarahkan kapan dukungan diberikan dan todak boleh mengarahkan kepada siapa dukungan diberikan," imbuh Hendri.

"Jokowi memahami bahwa situasi politik sangat dinamis yang memungkinkan relawan Jokowi untuk mempertimbangkan memberikan dukungan bagi siapapun capresnya termasuk Prabowo, Puan Maharani maupun Anies Baswedan," lanjutnya.

Teriakan `Ganjar`

Sebelumnya, Jokowi memberikan arahan kepada relawan Pro Jokowi (Projo) menjelang Pilpres 2024. Jokowi meminta Projo untuk bersabar.

"Urusan politik? Ojo kesusu sik. Jangan tergesa-gesa," ujar Jokowi dalam sambutannya di lokasi Rakernas V Projo di Borobudur, Magelang.

Jokowi sekali lagi meminta Projo bersabar, meski tokoh yang mereka dukung ada di lokasi yang sama.

"Meskipun... meskipun mungkin yang kita dukung ada di sini," ujar Jokowi.

Pernyataan Jokowi ini langsung disambut riuh peserta Rakernas. Mereka meneriakkan nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

"Pak Ganjar... Pak Ganjar...," teriak peserta.

 

 

 

 

 

(Annisa\Editor)

Share:
Tags:




Berita Terkait

Komentar