Demo di Patung Kuda Ricuh, Kapolsek Gambir Luka Terinjak Massa

Jum'at, 20/05/2022 20:15 WIB
Demo di Patung Kuda berakhir ricuh (Lontar.id)

Demo di Patung Kuda berakhir ricuh (Lontar.id)

Jakarta, law-justice.co - Polisi menangkap 26 orang dalam aksi demonstrasi yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) kampus-kampus Muhammadiyah di sekitar Patung Kuda, Jakarta Pusat, Jumat (20/5/2022).


Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Setyo Koes Heriyanto mengatakan puluhan massa yang ditangkap itu terdiri dari mahasiswa dan non mahasiswa.

"Kita amankan berikut korlap dan massa yang kita temukan ada massa non-mahasiswa sejumlah 26 orang, kita amankan untuk kita ambil keterangannya," kata Setyo kepada wartawan.

Setyo menyebut massa non mahasiswa itu datang saat aksi demo sedang berlangsung. Mereka datang dengan menaiki mikrolet ke lokasi demo.

"Mereka langsung bergabung dengan mahasiswa dan malah disambut oleh rekan-rekan mahasiswa, kemudian mereka membuat border mendorong kami sebagai aparat yang mengamankan mereka," ujarnya.

Diungkapkan Setyo, dalam aksi demo itu sempat terjadi kericuhan antara massa dengan aparat kepolisian yang berjaga.

Akibat kericuhan itu, beberapa anggota polisi disebut terluka. Salah satunya adalah Kapolsek Metro Gambir Kompol Rango Siregar yang terinjak oleh massa.

"Sementara masih kita lakukan pendataan (berapa anggota terluka) yang jelas tadi Kapolsek Gambir terinjak-injak dan satu anggota Polda dan masih ada yang lain masih kita lakukan pemeriksaan," tuturnya.

Setyo menuturkan saat ini puluhan massa yang ditangkap telah dibawa ke Polda Metro Jaya untuk dilakukan pendataan dan pemeriksaan.

 

(Devi Puspitasari\Editor)

Share:
Tags:




Berita Terkait

Komentar