Warga Langkat Banyak yang Murtad, Begini Kata Muhammadiyah

Senin, 16/05/2022 07:33 WIB
Ketua PP Muhammdiyah komentari informasi banyaknya warga Langkat yang murtad (suara)

Ketua PP Muhammdiyah komentari informasi banyaknya warga Langkat yang murtad (suara)

Jakarta, law-justice.co - Kabar banyaknya warga Langkat, Sumatera Utara yang murtad atau meninggalkan Islam sudah sampai ke Pimpinan Pusat Muhammadiyah.  Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Dadang Kahmad mengaku prihatin dengan hal tersebut dan menyoroti soal pembinaan umat.

"Kalau berita itu benar, memprihatinkan, itu gambaran dari labilnya umat. Artinya keberagamaan itu tidak sekuat yang kita kira," kata Dadang, Minggu (15/5/2022).

"Mungkin ada yang kurang, ada yang timpang, kita perlu evaluasi betul dari kondisi itu," ujar Dadang.

Kementerian Agama (Kemenag), organisasi-organisasi Islam, dan pemuka agama Islam perlu menanggapi serius masalah ini. Faktor yang mempengaruhi bukan hanya faktor rohani.

"Tidak hanya kementerian, tapi umat Islam itu sendiri. Ormas-ormas Islam, ulama muslim, lebih serius lagi bina umat, bukan hanya aspek rohani, tapi aspek kesejahteraan, itu juga kita pikirkan," katanya.

Dadang lantas membeberkan Keputusan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 1979 tentang Tata cara Pelaksanaan Penyiaran Agama dan Bantuan Luar Negeri kepada Lembaga Keagamaan di Indonesia. Keputusan itu mengatur tidak dibolehkan menyiarkan agama kepada orang atau kelompok yang telah memeluk agama.

"Dulu ada kesepakatan (keputusan), tidak merekrut, memindahkan, atau memprovokasi pengikut agama yang sudah diakui negara yang enam itu. Kalau masih belum masuk enam itu boleh saja," katanya.

Sebelumnya diberitakan, MUI Sumut mendapatkan kabar soal banyaknya warga yang murtad di Langkat, Sumut. Hal ini didapatkan dari laporan yang diterima MUI Sumut. MUI mengatakan jumlah warga yang murtad itu kini makin memprihatinkan.

"Belum kita himpun (jumlah warga yang murtad), tapi datanya sangat memprihatinkan," kata Ketua Bidang Dakwah MUI Sumut M Hatta kepada detikSumut, seperti dikutip Minggu (15/5/2022).

Untuk mengatasi hal ini, menurut Hatta, pihaknya sudah berkoordinasi dengan MUI Langkat. Hatta menyebut sudah ada rapat antara MUI Sumut dan MUI Langkat untuk membahas hal itu.

"Rapat Senin (9/5) kemarin," sebut Hatta.

 

(Gisella Putri\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar