Utang Menggunung Era Jokowi, Anies Punya Solusi Jika Jadi Presiden

Jum'at, 13/05/2022 12:21 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (sindonews)

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (sindonews)

Jakarta, law-justice.co - Pengamat Politik, Jamiluddin Ritonga menyebut presiden penganti Joko Widodo (Jokowi) di tahun 2024 mendatang akan mendapat warisan utang yang menggunung.

Oleh karena itu kata dia, tantangan presiden mendatang sangat berat.

Menurutnya, calon presiden mendatang seperti Anies Baswedan bila nantinya terpilih akan merasakan beban utang warisan Jokowi. Warisan utang itu akan menjadi kendala bagi Anies dalam melaksanakan pembangunan.

Seperti yang dikayakan Jusuf Kalla, pemerintah akan membayar bunga utang saja Rp 400 triliun per tahunnya. Belum lagi Pemerintah harus mencicil utang pokoknya.

"Itu artinya, anggaran pembangunan banyak tersedot untuk membayar bunga utang dan mencicil utang pokok. Akibatnya, anggaran untuk pembangunan menjadi berkurang, sehingga pembangunan melamban berpeluang terjadi,” ucap Jamiluddin seperti melansir rmol.id.

Namun demikian, kata Jamiluddin, kapasitas Anies yang mumpuni dan kreatif tentu akan dapat mengatasi persoalan tersebut. Anies akan menjalankan roda pembangunan tanpa mengikuti pola yang dijalankan Jokowi.

"Anies akan menggunakan pendekatan saintifik dalam membangun. Hal itu sudah dilakukannya saat mengatasi pandemi Covid-19 di Jakarta. Hasilnya juga cukup baik dalam mengendalikan penyebaran Covid-19, dan mendapat apresiasi dari berbagai elemen masyarakat,” ucapnya.

Menurutnya, Anies selain memang cemerlang, ia juga selalu meminta masukan pada ahlinya. Melalui cara ini, rasionalisasi pembangunan yang dilakukan lebih membumi dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Hal yang sama tampaknya akan juga dilakukan Anies dalam mengatasi warisan utang. Ia akan menggunakan pakar ekonomi untuk mencari solusi terkait hal itu,” katanya.

"Karena itu, ada optimisme pembangunan akan tetap berjalan meskipun warisan utang yang besar dari Jokowi. Anies akan punya solusi berdasarkan masukan dari pakar, sehingga ia tak terpengaruh bayangan masa lalu dari warisan Jokowi,” tutupnya.

(Annisa\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar