Kemenkes Minta Waspada soal Hepatitis Akut, Begini Gejalanya

Selasa, 03/05/2022 11:57 WIB
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes dr Siti Nadia Tarmidzi (Tribun)

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes dr Siti Nadia Tarmidzi (Tribun)

Jakarta, law-justice.co - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta masyarakat untuk selalu waspada dengan kemunculan hepatitis akut akhir-akhir ini meski korbannya belum bertambah. Korban dari penyakit ini adalah tiga anak di DKI Jakarta

"Saat ini baru 3 orang yang suspek ya," ujar juru bicara Kemenkes Siti Nadia Tarmizi saat dimintai konfirmasi, Selasa (3/5/2022).

Nadia mengungkapkan belum ada pasien yang dirawat karena penyakit serupa. Namun, dia meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap hepatitis `misterius` ini.

"Belum (ada pasien lain) sampai saat ini. Oleh karena itu kita minta waspada," ucapnya.

Sebelumnya, Kemenkes meningkatkan kewaspadaan terkait kasus hepatitis akut yang tidak diketahui penyebabnya di sejumlah negara. Di Indonesia sendiri, 3 anak dilaporkan meninggal dengan dugaan hepatitis akut.

Ketiga anak yang meninggal dirawat di RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo Jakarta dengan dugaan hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya. Ketiganya meninggal dalam rentang 2 pekan hingga 30 April 2022.

"Ketiga pasien ini merupakan rujukan dari rumah sakit yang berada di Jakarta Timur dan Jakarta Barat," tulis Kemenkes dalam siaran pers, Minggu (1/5).

Pasien mengalami gejala sebagai berikut:

Mual
Muntah
Diare berat
Demam
Kuning
Kejang
Penurunan kesadaran

Kemenkes saat ini tengah melakukan investigasi untuk mengungkap penyebab kematian 3 anak tersebut melalui pemeriksaan panel virus secara lengkap. Sementara itu, Dinas Kesehatan DKI akan melakukan penyelidikan epidemiologi.

 

(Gisella Putri\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar