Berulah Lagi! Pendeta Saifuddin Ledek Gus Dur Tak Salat Pasca Lengser

Minggu, 10/04/2022 05:58 WIB
Resmi, Bareskrim Polri Tetapkan Pendeta Saifuddin Sebagai Tersangka. (Tangkapan Layar Youtube).

Resmi, Bareskrim Polri Tetapkan Pendeta Saifuddin Sebagai Tersangka. (Tangkapan Layar Youtube).

Jakarta, law-justice.co - Belum lama ini, Pendeta Saifudin Ibrahim kembali membuat heboh dengan mencibir mantan presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur yang disebutnya tak lagi salat setelah dilengserkan.

Pendeta Saifudin Ibrahim mengatakan ketika salat Gus Dur jadi teringat dua orang tokoh yang punya peran dalam melengserkannya yakni Amien Rais dan Akbar Tanjung.

Pendeta Saifudin menyatakan Gus Dur tidak pernah salat lagi pasca diturunkan jadi presiden pada tahun 2001 itu dilontarkan tak jelas sebagai bahan candaan atau serius.

Pendeta Saifuddin sebut Gus Dur tidak lagi salat setelah dilengserkan

Ini karena memang pria asal Bima, NTB ini sudah terbiasa melontarkan pernyataan kontroversial.

"Gus Dur itu sudah tidak pernah salat lagi setelah dia turun jadi presiden," kata Saifudin Ibrahim seperti dikutip dari kanal Youtube Saifuddin Ibrahim pada Sabtu, 9 April2022.

Pendeta Saifudin Ibrahim menyebut alasan Gus Dur tidak salat karena akan teringat pada perasaan sakit hatinya pada Amien Rais dan Akbar Tanjung.

"Oh iya, iya, ketika Gus Dur salat dan takbir Allahu akbar, dia teringat Akbar Tanjung, sakit hati. Amin (baca Al Fatihah), ingat Amien Rais,”jelasnya.

Hal itu, kata Pendeta Sifuddin Ibrahim, menjadi penyebab membuat Gus Dur memutuskan tidak lagi shalat dari 2001 sampai meninggal dunia. ”Makanya Gus Dur tidak pernah salat lagi sampai sekarang," seloroh Pendeta Saifudin Ibrahim.

Sebelumnya, pendeta Syaiffudin Ibrahim telah ditetapkan sebagai tersangka kasus penistaan agama karena telah meminta kepada Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas untuk menghapus 300 ayat di Al-Quran.

Menurut Syaiffudin Ibrahim hal itu karena ayat-ayat tersbut membuat orang bertindak radikal dan intoleransi di Indonesia.

Dia juga sempat menantang Menkopohukam Mahfud MD untuk berduel carok sampai mati, dia juga beberaoa kali menghina Nabi Muhammad dan agama Islam yang sebelumnya pernah dianutnya.

Kini, Saifuddin Ibrahim yang disinyalir berada di Amerika Serikat itu tengah diburu Bareskrim Polri dan FBI.

(Annisa\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar