Menkes Ungkap Anggaran Terpakai untuk Capai Target Vaksinasi Covid

Rabu, 23/03/2022 20:01 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin (Antara)

Menkes Budi Gunadi Sadikin (Antara)

Jakarta, law-justice.co - Pemerintah telah menganggarkan Rp50 triliun untuk vaksinasi Covid-19. Namun, menurut Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, anggaran untuk mencapai target vaksinasi covid-19 kemungkinan hanya terpakai Rp38 triliun.

Hal ini lantaran Indonesia mendapat sumbangan vaksin alias hibah dari Covid-19 Vaccines Global Access (Covax) serta negara-negara lain melalui perjanjian bilateral.

"Yang tadinya Rp50 trilliun, sekarang kemungkinan besar akan menjadi Rp38 triliun. Dengan target yang jauh lebih banyak. Kenapa? Karena banyak dapat hibah dari COVAX, organisasi WHO dan hibah bilateral dari negara berbeda," ujar Budi pada Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi IX DPR RI, Rabu (23/3/2022).

Covax merupakan sebuah inisiatif global yang ditujukan untuk memberikan akses setara vaksin covid-19.

Pada awal 2021, pemerintah menganggarkan Rp50 triliun untuk memenuhi target vaksinasi 182 juta sasaran. Saat ini, target vaksinasi mencapai 234 juta.

"Rp50 triliun ini dibuat dengan asumsi (akan digunakan untuk) 181,5 juta target sasaran, sekarang targetnya naik dari 234 juta tambah booster, tapi anggaran yang kami mintakan ke Sri Mulyani turun," katanya.

Sebagai informasi, pekan lalu Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat baru 40 persen dari 514 kabupaten/kota atau sekitar 206 daerah yang sudah memenuhi target capaian 70 persen dari program vaksinasi virus corona (Covid-19) dosis kedua di Indonesia.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kemenkes Siti Nadia Tarmizi sebelumnya menargetkan program vaksinasi Covid-19 di Indonesia baik dosis satu maupun dua rampung pada April tahun ini. Sementara pemberian dosis ketiga atau booster juga ditargetkan rampung akhir tahun.

"Senin 14 Maret 2022 kemarin, sudah 40 persen dari total 514 kabupaten/kota yang telah mencapai target cakupan dosis kedua lebih dari 70 persen," kata Nadia dikutip dari situs resmi Kemenkes, Rabu (16/3/2022).

 

(Nikolaus Tolen\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar