KSAD Dudung: Kalau Ada yang Ceramahnya Sudah Miring, Jangan Diundang!

Selasa, 15/03/2022 05:50 WIB
Letjen Dudung Abdurachman. (Instagram @)

Letjen Dudung Abdurachman. (Instagram @)

Jakarta, law-justice.co - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Dudung Abdurachman menegaskan bahwa jangan sampai TNI AD memanggil sosok penceramah yang terpapar radikalisme.

Dudung meminta jajarannya untuk mencari penceramah yang nasionalismenya tinggi.

"Kalau yang ceramahnya sudah miring, kalau ceramahnya, udah mengarah pada pemberian pemahaman yang sudah di luar ayat suci Alquran, di luar ajaran dan ketentuan agama Islam. Sudah jangan diundang, justru harus diwaspadai," kata Dudung di Makodam Jaya, Cililitan, Jakarta Timur, Senin (14/3/2022).

Dudung juga meminta jajaran Kodam Jaya, mulai dari Komandan Kodim hingga Komandan Korem untuk berani dalam mengambil keputusan. Terutama, keberanian terkait hal yang berupaya memecah belah bangsa.

Salah satu medium yang dinilai sebagai pemecah belah bangsa dan disinggung Dudung adalah baliho bernada provokatif.

"Kodam Jaya harus tampil, harus berani Dandim Danrem harus berani terhadap perkembangan situasi yang menonjol. Jangan sampai baliho masih bergelimpangan," ucapnya.

Jika ada hal tersebut masih muncul maka Dudung meminta untuk langsung tindak tegas saja. Tentunya, tetap berkoordinasi dengan kepolisian maupun pemerintah daerah.

"Pokok muncul tindak saja, enggak usah takut. Kerja sama dengan kepolisian dan pemerintah daerah. Kalau ada orang yang mencoba menggangu kesatuan dan persatuan bangsa jangan pernah ragu," tegasnya.

(Annisa\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar