Gagal Tuntaskan Masalah HAM, Biden Stop Kirim Bantuan Militer ke Mesir

Sabtu, 29/01/2022 17:30 WIB
Presiden Amerika Serikat Joe Biden (Foto: Istimewa)

Presiden Amerika Serikat Joe Biden (Foto: Istimewa)

[INTRO]
Masalah hak asasi manusia menjadi alasan Presiden Amerika Serikat Joe Biden memberikan bantuan dana militer senilai 130 juta dolar AS ke Mesir.

Tiga sumber mengatakan hal itu kepada Reuters pada Jumat (28/1). Keputusan Biden sejalan dengan pernyataan Menteri Luar Negeri Anthony Blinken September tahun lalu, di mana ia mengatakan bahwa bantuan akan ditahan jika Mesir tidak menangani kondisi khusus terkait hak asasi manusia.

Ini juga sesuai permintaan kelompok hak asasi agak pemimpin di seluruh dunua memblokir seluruh bantuan Pembiayaan Militer Asing untuk pemerintah Abdel Fattah al-Sisi yang nilainya mencapai 300 juta AS.

Sisi, yang menggulingkan Ikhwanul Muslimin pada 2013, telah melalukan tindakan keras terhadap perbedaan pendapat yang telah diperketat dalam beberapa tahun terakhir.

Salah satu sumber mengatakan anggota Kongres juga telah diberitahu tentang keputusan pemerintah untuk menahan bantuan tersebut.

Senator AS Chris Murphy, seorang Demokrat dan sekutu Biden, menyambut baik keputusan itu, dan mengatakan Sisi telah gagal memenuhi "kondisi hak asasi manusia yang sempit dan sepenuhnya dapat dicapai" pemerintah.

"Ini mengirimkan pesan penting ke luar negeri bahwa kami akan mendukung komitmen kami terhadap hak asasi manusia dengan tindakan dan pergilah hari-hari di mana para diktator menerima cek kosong dari Amerika," kata Murphy dalam sebuah pernyataan.

Ditanya tentang bantuan dalam konferensi pers pada hari Kamis, juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price mengatakan Blinken belum membuat keputusan.

“Kami percaya bahwa kemajuan berkelanjutan dalam hal hak asasi manusia hanya akan memperkuat hubungan bilateral kami dengan Mesir,” kata Price.

(Givary Apriman Z\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar