Ternyata ini Alasan Erick Bulog Tak Masuk ke Holding Pangan BUMN

Selasa, 25/01/2022 13:40 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir (MI)

Menteri BUMN Erick Thohir (MI)

Jakarta, law-justice.co - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah membentuk Holding Pangan bernama ID FOOD per 31 Desember 2021.

Tujuan pembentukan ID FOOD adalah membentuk ekosistem pangan terintegrasi dari hulu ke hilir guna mendukung ketahanan dan kedaulatan pangan.

Terdapat sejumlah BUMN yang menjadi anggota Holding BUMN Pangan, yaitu RNI, PT Garam hingga PT PPI. Lantas, mengapa Bulog tidak masuk ke dalam Holding BUMN Pangan?

Dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Menteri BUMN Erick Thohir menjawab perihal tersebut.

"Ini memang ada pertanyaan mengenai mengapa tentu Bulog tidak dimasukkan. Nah memang kalau visinya kami di Kementerian BUMN tetap kita mempunyai dua grup pangan," ujarnya, dikutip Selasa (25/1/2022)

Menurut dia, Bulog memiliki peran sebagai stabilisator. Bulog melakukan intervensi ketika ada harga pangan naik.

"Bulog bisa membeli barang-barangnya dengan nilai tertentu dan itu dimasukkan sebagai cold storage atau pergudangan supaya menjaga stabilisasi untuk harga pangannya sendiri," kata Erick.

Lalu, bagaimana dengan ID FOOD? Dia menekankan kalau Holding BUMN Pangan dibentuk untuk fokus kepada pasar.

"Jadi beda dengan Bulog yang stabilisator, ini justru yang market," ujar Erick.

"Nah inilah kita kenapa kita konsolidasi BUMN pangan kita," lanjutnya.

(Devi Puspitasari\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar