Coba Kalahkan TikTok, IG Bakal Punya 4 Prioritas Baru di 2022

Sabtu, 01/01/2022 20:40 WIB
Instagram (Pixabay)

Instagram (Pixabay)

Jakarta, law-justice.co - Bos sosial media Instagram, Adam Mosseri mengungkapkan prioritas pengembangan fitur platform tersebut tahun 2022.


Mosseri menyebut bahwa Instagram harus menyesuaikan dinamika yang terjadi secara global. Seperti pada tahun 2020 dan 2021, Instagram turut berfokus kembangkan fitur terkait pandemi Covid-19.

Tahun 2022, Mosseri meramalkan bahwa Instagram akan berpindah dari pandemi menuju endemi Covid-19.

4 Prioritas Instagram Tahun 2022

Prioritas pertama Instagram untuk tahun 2022 adalah pengembangan konten video.

"Kami bukan hanya aplikasi untuk membagikan foto, kami fokus pada reels, memperkuat format video dan menambah tools kreatif," ujar Mosseri di Instagram pribadinya.

Ia juga menyebut bahwa Instagram akan memperkuat kontrol terhadap konten, terutama konten-konten sensitif yang mungkin dibagikan pengguna.

Salah satu yang akan dimantapkan adalah menyembunyikan jumlah like pada konten di linimasa.

Pesan
Pengembangan fitur juga akan dilakukan di aspek perpesanan atau messaging. Mosseri akan membuat konektivitas antar-pengguna menjadi lebih baik.

"Instagram bisa menjadi tempat terbaik untuk pengguna terkoneksi dengan teman-teman, dan membicarakan tentang hal-hal yang menarik," ucap Mosseri.

Transparansi
Instagram juga akan mengembangkan transparansi platform. Penting bagi Mosseri pengguna dapat sepenuhnya memahami bagaimana Instagram dijalankan.

Kreator
Fokus keempat Instagram di tahun 2022 adalah kreator. Instagram memahami bahwa tren pembuatan konten bergerak dari industri ke individu.

"Penting membuat mereka (kreator) hidup dari platform," ujar Mosseri.

Instagram pada tahun 2022 akan menghadirkan sejumlah fitur monetisasi bagi pengguna, agar bisa mengkonversi karya menjadi penghasilan.

Itulah sejumlah prioritas pengembangan fitur tahun 2022. Instagram masih menjadi salah satu platform media sosial dengan pengguna terbanyak, meski banyak orang menyebut tahun 2021 merupakan tahun bagi TikTok.

 

(Devi Puspitasari\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar