Dokumen Susi Pudjiastuti Jadi Bungkus Gorengan, PKS Kritik Kemendagri

Selasa, 28/12/2021 20:25 WIB
Wakil Ketua Komisi II DPR dari Fraksi PKS Mardani Ali Sera (RMOL)

Wakil Ketua Komisi II DPR dari Fraksi PKS Mardani Ali Sera (RMOL)

Jakarta, law-justice.co - Buntut dokumen pribadi milik mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dijadikan bungkus gorengan dan viral di media sosial, PKS mendorong diterapkannya digitalisasi.

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera mengatakan bahwa kejadian serupa seperti Susi Pudjiastuti akan kembali terjadi jika tak segera beralih ke dokumen digital. “Akan terjadi lagi seperti ini jika kita tidak pindah ke dokumen digital,” Mardani dikutip Selasa (28/12/2021)

Mardani mengatakan bahwa saat ini belum ada prosedur yang memadai terkait penanganan dokumen sementara jumlahnya sangat banyak. Mardani juga mendesak agar kejadian dokumen milik Susi yang digunakan menjadi bungkus gorengan itu diselidiki dan dicari siapa yang bertanggung jawab.

“Tetap harus diselidiki dengan seksama. Bukan hanya mengetahui kronologis dan siapa bertanggung jawab tapi perbaikan metodis seperti apa yang harus dilakukan,” ucapnya.

Di sisi lain kata Mardani, Kemendagri sudah saatnya berbenah diri dalam pengelolaan dokumen khususnya agar kejadian serupa tak terjadi lagi. “Ini saatnya semua pihak khususnya Kemendagri berbenah diri,” beber Mardani Ali Sera.

Sebelumnya sebuah dokumen milik Susi viral karena digunakan menjadi bungkus gorengan. Sebuah foto memperlihatkan dua gorengan bakwan dibalut kertas dengan foto Susi itu viral di Twitter.

Adapun dokumen itu memperlihatkan sebuah surat permohonan pembuatan KTP yang diajukan Susi di Kantor Kecamatan Pangandaran.

Foto viral tersebut bahkan sudah mendapat respons dari Susi sendiri. Ia bahkan bingung akan berpendapat apa soal dokumen dirinya yang dijadikan bungkus gorengan.

“Kawan-kawan beberapa hari ini saya di-mention, DM, dan lain-lain, semua tanya apa pendapat saya tentang hal ini (dokumennya dijadikan bungkus gorengan)? Saya harus berpendapat apa? Hal seperti ini bukannya sudah biasa terjadi?” tulis Susi di akun Twitter pribadinya, Senin, 27 Desember 2021 kemarin.

Dia tak menampik bahwa kejadian tersebut memang kerap terjadi dan dialami oleh sebagian orang, bukan hanya dirinya.

“Protes ke mana? Ke siapa? Setiap hari kita dapat WA pinjol, investasi, promo dan lain-lain, semua tahu nomor kita, data kita.. so,” kata dia

 

(Devi Puspitasari\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar