Massa Reuni 212 di Sekitar Gedung Bank Indonesia Mulai Diusir Polisi

Kamis, 02/12/2021 10:41 WIB
Acara Reuni Akbar 212. (Foto: Robinsar Nainggolan)

Acara Reuni Akbar 212. (Foto: Robinsar Nainggolan)

Jakarta, law-justice.co - Petugas Kepolisian mulai menindak sejumlah massa yang ingin menghadiri acara Reuni 212 pada hari ini, Kamis (2/12).

Sejumlah personel kepolisian menghalau massa yang berkumpul di belakang gedung Bank Indonesia (BI) di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat.

Massa tersebut seperti melansir cnnindonesia.com, setidaknya terdiri dari 50 orang, mulanya ingin menuju Patung Kuda yang berlokasi di Jalan Medan Merdeka Barat.

Namun kepolisian berseragam lengkap disertai helm dan tameng menghalau mereka.

Massa pun tercerai berai. Mereka berlarian ke berbagai arah untuk menghindari aparat. Tak sedikit dari mereka yang memilih ke jalan-jalan sempit demi menghindari kejaran polisi.

Aparat kepolisian melarang Reuni 212 digelar lantaran alasan pandemi Covid-19. Sejumlah jalan sekitar Monas dan Istana Kepresidenan ditutup. Rekayasa lalu lintas pun dilakukan guna mengantisipasi kemacetan akibat penutupan jalan.

Bahkan ruas jalan menuju Jakarta juga disekat oleh kepolisian. Pergerakan massa yang ingin menghadiri Reuni 212 dibatasi.

Pemprov DKI Jakarta pun tidak memberi izin karena Satgas Penanganan Covid-19 keberatan jika ada agenda yang menimbulkan kerumunan massa di tengah pandemi.

Polisi juga ingin menindak tegas jika ada pihak yang masih ngotot mengadakan acara.

Akan tetapi, meski sudah dilarang, massa tetap berbondong-bondong mendatangi Patung Kuda yang berada di Jalan Medan Merdeka Barat dekat Monas. Mereka tetap ingin hadir meski polisi melarangnya.

Sebenarnya, panitia Reuni 212 sempat ingin memindahkan acara ke Masjid Azzikra di Sentul, Bogor. Namun, pihak masjid keberatan, sehingga Reuni 212 batal digelar di sana.

 

 

(Annisa\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar