Impor 1 Juta Ton Dibatalkan Jokowi, ini Fakta Stok Beras RI

Rabu, 01/12/2021 16:00 WIB
Ilustrasi beras bulog (kompas)

Ilustrasi beras bulog (kompas)

Jakarta, law-justice.co - Ketua Umum Perpadi (Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras) Sutarto Alimoeso mengakui memang saat ini pemerintah tidak juga melakukan impor untuk kebutuhan beras umum. Penyebabnya karena stok beras hingga kini masih tergolong aman.

"Stok aman kami dukung pemerintah yang nggak impor karena memang produksi kita tahun ini surplus, kemudian tahun lalu juga surplus, nah itu akan jadi cadangan untuk awal tahun depan, karena tahun depan kan baru panen raya Maret, paling cepat akhir Februari," katanya dikutip dari CNBCIndonesia, Rabu (1/12/21).

Menjelang akhir tahun kebutuhan beras biasanya meningkat, begitu juga di awal tahun. Sutarto menjelaskan bahwa untuk kekurangan pasokan Januari dan Februari bisa ditutup dari stok sekarang yang ada di masyarakat.

"Tahun ini surplus saja hampir 2 juta ton, tahun lalu sekitar itu. Padahal kebutuhan sebulan hanya 2,7 juta ton dan Januari pasti sudah panen, Desember ada panen, ada panen terus, meski nggak besar. Kekurangan ditutup kelebihan produksi tahun ini dan tahun-tahun sebelumnya. Hitung-hitungannya sudah ada," sebut Dirut Bulog 2009-2014 itu.

Ketersediaan stok itu yang membuat Jokowi yakin pemerintah belum akan mengimpor beras. Ia memberi indikasi bahwa stok beras nasional dalam kondisi aman.

"Kita tahu bahwa tahun ini tahun 2021 sampai hari ini kita belum melakukan impor beras sama sekali dan kenyataannya stok kita masih pada posisi yang sangat baik," ungkap Jokowi saat melakukan penanaman padi bersama para petani di Trenggalek, Jawa Timur, Selasa (30/11/2021).

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengklaim tidak ada impor beras di tahun 2021 ini. Isu impor beras memang sempat mencuat beberapa waktu lalu saat ada kabar impor beras 1 juta ton.

(Devi Puspitasari\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar