Jika Reuni 212 Kacau, Dudung: TNI Akan Turun, Kenapa Harus Takut

Selasa, 30/11/2021 17:26 WIB
Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal Dudung Abdurachman. (JawaPos)

Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal Dudung Abdurachman. (JawaPos)

Jakarta, law-justice.co - Rencana Reuni 212 yang bakal digelar di Masjid Az-Zikra, Sentul, Bogor, Jawa Barat pada Kamis (2/12/2021) terus menjadi sorotan.

Bahkan, Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal Dudung Abdurachman turut berbicara soal itu. Tak main-main TNI bahkan siap turun bila terjadi kekacauan.

Kendati demikian, TNI bakal turun mengamankan kegiatan reuni itu dengan berkolaborasi dengan kepolisian.

Hal itu disampaikan Dudung di YouTube Deddy Corbuzier. “Kalau reuni dilakukan lagi, dan terjadi kekacauan, apakah TNI akan turun?” tanya Deddy.

“Turunlah, pasti dengan polisi. Polisi minta bantuan TNI. Selama ini kan kolaborasi, tujuannya mengamankan rakyat. Kenapa harus takut sama itu?” kata Dudung seperti dikutip, Selasa (30/11/2021).

“Yang serang saya ya kelompok-kelompok itulah, tapi kan yang pro ke saya juga banyak sekali,” kata Dudung.

Mengutip hops.id, berkaitan dengan rencana kegiatan reuni, Ketua Panitia Reuni 212 tahun 2021, Ustaz Eka Jaya mengungkapkan acara reuni itu terbuka untuk umum.

Makanya siapapun boleh silakan menghadiri acara tersebut, pejabat negara dan elite TNI pun dipersilakan untuk datang Reuni 212.

Acara reuni ini, kata Ustaz Eka Jaya, adalah panggung silaturahmi dan persaudaraan tidak ada kepentingan politik apapun.

“Tentu kami persilakan juga kalau Presiden, Kapolri, Panglima TNI, termasuk KASAD mau hadir. Silakan masuk ikut dengan kita, kita ingin mengatakan bahwa ini sebagai tali persabatan, hari persaudaraan sedunia, tidak ada politik,” kata Ustaz Eka.

Ustaz Eka pun menyayangkan sikap aparat yang masih bersikeras tidak memberikan izin. Padahal pihak panitia sejauh ini menyanggupi aturan soal protokler kesehatan yang berlaku.

“Tapi pihak aparat masih bilang tidak bisa, padahal kita pangkas kan. Dan saya jamin steril, saya jamin aman, bahkan masuknya itu harus pakai barcode,” kata dia.

(Tim Liputan News\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar