Proses Hukum Dihentikan, Suami Bunuh Istri di Tegal Tewas Bunuh Diri

Jum'at, 26/11/2021 19:55 WIB
Ilustrasi Pembunuhan (Foto:Pixabay)

Ilustrasi Pembunuhan (Foto:Pixabay)

Tegal, Jawa Tengah, law-justice.co - Kapolres Tegal, AKBP Arie Prasetya, menegaskan Slamet merupakan pelaku tunggal pembunuhan yang menewaskan Masrukha, istrinya sendiri. Dia melakukan upaya bunuh diri saat akan ditangkap petugas di tempat persembunyiannya dan akhirnya meninggal di rumah sakit.

Trisno alias Slamet (35), tersangka pembunuhan istrinya sendiri, Masruha (35) di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah tewas diduga bunuh diri. Polisi pun menghentikan proses hukum kasus pembunuhan ini.

"Kasus ini akan dihentikan demi hukum karena tersangka telah meninggal dunia," kata Arie kepada wartawan, Jumat (26/11/2021).

Arie menyebut tersangka ditangkap pada Jumat (26/11/2021) dini hari tadi. Dia ditangkap di rumah mantan bosnya bernama Ijong di Kecamatan Lebaksiu.

Namun, kedatangan tim Reskrim Polres Tegal ternyata diketahui tersangka. Slamet lalu bersembunyi di kamar mandi, dan saat ditemukan petugas Slamet sudah bersimbah darah dengan barang bukti sebilah pisau di sampingnya.

"Dan ketika kita akan melakukan penangkapan di kamar mandi, kita mendapati tersangka sudah dalam kondisi bersimbah darah dengan luka tusuk di dada dan luka sayat di leher," ujar Arie.

Upaya bunuh diri ini dibenarkan Kasat Reskrim Polres Tegal AKP I Dewa Gede Ditya. "Ada upaya bunuh diri saat tersangka mengetahui ada petugas yang datang mau menangkapnya," kata Dewa Gede Ditya.

Diberitakan sebelumnya, Slamet kabur setelah membunuh istrinya sendiri, Masruha (35) secara sadis di depan mata anaknya yang masih balita. Peristiwa itu terjadi di sebuah gang sempit, Kota Tegal, pada Minggu (21/11) petang.

Kasubbag Humas Polres Tegal, AKP Supratman, mengungkap Slamet diduga kabur ke kawasan hutan yang berada di arah Desa Karangmalang. Polisi pun sempat melacak keberadaan Slamet dengan menggunakan drone.

 

(Devi Puspitasari\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar