Yaqut Yakin Ada Kabar Baik soal Umrah usai Bertemu Menteri Haji Saudi

Senin, 22/11/2021 21:55 WIB
Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas. (Dok.Kemenag).

Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas. (Dok.Kemenag).

Jakarta, law-justice.co - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas berharap jemaah asal Indonesia tak lama lagi bisa kembali menunaikan ibadah umrah di tanah Suci, Mekkah, Arab Saudi.


Hal ini disampaikan Menag Yaqut usai bertemu dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Taufig F Alrabiah di Makkah, Senin (22/11/2021).

"Kita sangat berharap semoga hal itu tidak lama lagi," kata Yaqut dalam keterangan resminya, Senin (22/11/2021).

Meski demikian, Yaqut belum bisa merinci kapan jadwal definitif jemaah Indonesia diperbolehkan terbang ke Arab Saudi untuk menjalani umrah di Tanah Suci, Mekkah. Ia lantas mengatakan, pembicaraan dengan otoritas haji dan umrah Arab Saudi baru-baru mengalami kemajuan yang menggembirakan.

"Menteri Taufig mengatakan bahwa Indonesia adalah prioritas dalam masalah haji dan umrah," kata Yaqut.

Yaqut menjelaskan hasil pertemuannya dengan Menteri Haji Saudi cukup progresif dan efektif. Hal itu tidak terlepas dari diskusi awal yang telah yang dilakukan Wakil Menteri Haji Saudi dengan tim Kementerian Agama.

Diskusi antara Kemenag dan Kementerian Haji Saudi, kata dia, akan terus dilakukan secara intensif. Kementerian Agama RI juga akan menyusun skenario dan jadwal pemberangkatan jemaah umrah.

Ia juga menjelaskan Penerapan protokol kesehatan akan menjadi aspek paling penting dalam pengaturan penyelenggaraan umrah di tengah pandemi. Rumusan itu selanjutnya disampaikan kepada Kementerian Haji Saudi untuk dipelajari.

"Menteri Haji tadi mengapresiasi progress pembahasan awal yang sudah dilakukan Wakil Menteri Haji dengan tim Kemenag. Kita berharap semoga persiapan lanjutan baik di Saudi dan Tanah Air bisa segera selesai sehingga penyelenggaraan umrah bisa segera dibuka," ucapnya.

Selain membahas umrah, Yaqut juga mendiskusikan upaya peningkatan kerja sama bilateral dalam bidang haji dan umrah.

"Kami memiliki visi yang sama dalam meningkatkan kerja sama seperti di bidang manasik haji atau penyuluhan secara terpadu," kata Yaqut.

Diketahui, sampai saat ini pemerintah Saudi belum mengizinkan jemaah asal Indonesia untuk beribadah umrah. Meski begitu, pemerintah Arab Saudi telah mengeluarkan nota diplomatik mengizinkan pelaksanaan ibadah umrah bagi jemaah Indonesia pada Oktober 2021 lalu. Namun, jadwal untuk keberangkatan calon jemaah umrah Indonesia masih belum jelas sampai saat ini.

 

(Devi Puspitasari\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar