Jokowi Disebut Mau Vaksin Terawan jadi Booster, ini Respons Kemenkes

Jum'at, 19/11/2021 19:25 WIB
Presiden RI Joko Widodo dan Eks Kemenkes RI Terawan (Tempo)

Presiden RI Joko Widodo dan Eks Kemenkes RI Terawan (Tempo)

Jakarta, law-justice.co - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Melki Laka Lena sebelumnya menyebut Presiden Joko Widodo mendorong vaksin Nusantara untuk booster. Tidak hanya vaksin Nusantara, vaksin COVID-19 besutan Indonesia lainnya juga didesak untuk vaksinasi booster.


"Kami mendapatkan informasi terakhir dari hasil rapat kabinet terbatas kemarin. Informasinya bahwa Pak Jokowi mendorong agar vaksin produksi dalam negeri Merah Putih dan Nusantara juga nanti menjadi bagian yang diprioritaskan untuk menjadi vaksin booster," ujar Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Melki Laka Lena dalam diskusi daring, Kamis (18/11/2021).

Sementara juru bicara vaksinasi COVID-19 Kemenkes RI belum bisa memastikan jenis vaksin COVID-19 yang akan dipakai untuk booster. Hal ini menyesuaikan dengan kajian Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI).

Terlebih, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) hingga kini belum mengeluarkan ketentuan atau kebijakan vaksinasi booster. Kemenkes memastikan masih berupaya menggenjot target sasaran vaksin COVID-19 dosis lengkap.

"Kita tunggu perkembangan tentang kebijakan vaksinasi dari WHO sendiri, yang saat ini belum keluar kebijakannya," beber dr Nadia kepada detikcom Jumat (19/11/2021).

"Tunggu kajian ITAGI lebih lanjut ya," jelas dr Nadia saat ditanya terkait kemungkinan memakai vaksin Nusantara untuk booster.

(Devi Puspitasari\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar