Pemkot Depok Mendadak Hentikan PTM Akibat Kasus Covid Kembali Melonjak

Jum'at, 19/11/2021 18:40 WIB
Wali Kota Depok, Mohammad Idris (Dok.Humas Depok)

Wali Kota Depok, Mohammad Idris (Dok.Humas Depok)

Depok, Jawa Barat, law-justice.co - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menghentikan pelaksanaan pembelajaran tatap muka di sekolah. Hal itu dikarenakan meningkatnya kasus COVID-19 di Depok.


Penghentian sekolah tatap muka ini diatur dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Depok Nomor: 8.02/648/SATGAS/2021 tentang Penghentian Sementara secara Terbatas pada Penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Terbatas (PTMT). SE itu dikeluarkan 18 November 2021 dan ditandatangani Wali Kota Depok M Idris.

"Dalam rangka mengendalikan peningkatan kasus COVID-19 pada klaster PTMT, perlu segera melakukan penghentian sementara secara terbatas pada penyelenggaraan PTMT dan selama kegiatan penghentian sementara tersebut satuan pendidikan segera melakukan pengecekan kembali penyelenggaraan seluruh protokol kesehatan PTMT," bunyi poin pertama pada SE itu, seperti dilihat Jumat (19/11/2021).

Ada lima poin dalam SE itu. Salah satunya, arahan menghentikan kegiatan belajar tatap muka dan memulai sekolah daring, khususnya di wilayah Kecamatan Pancoranmas. SE ini berlaku sejak hari ini, 19 November hingga 29 November 2021.

"Menghentikan sementara penyelenggaraan PTMT dan kembali melakukan proses belajar dari rumah (BDR) atau daring pada seluruh satuan pendidikan yang berada di wilayah Kecamatan Pancoranmas," bunyi poin 2.

"Melaksanakan proses BDR atau daring bagi siswa jenjang PAUD, TK/RA, SD/MI dan bagi siswa SMP/MTS/SMA/MA yang belum melaksanakan vaksinasi COVID-19 pada seluruh Satuan Pendidikan di luar wilayah Kecamatan Pancoranmas," imbuhnya.

Selain itu, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok dan seluruh satuan pendidikan diminta melakukan konsolidasi pelaksanaan dan pengawasan dalam implementasi SE tersebut serta melaporkan kepada Wali Kota Depok.

(Devi Puspitasari\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar