Rocky Gerung: Utang Jokowi Limpahan SBY, Tapi dari Megawati!

Kamis, 28/10/2021 22:20 WIB
Rocky Gerung (Istimewa)

Rocky Gerung (Istimewa)

Jakarta, law-justice.co - Pengamat Politik Rocky Gerung ikut mengomentari soal adanya beasiswa yang dibuat Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto untuk membandingkan pemerintahan era Jokowi dengan era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Menurutnya, hal itu dilakukan untuk menggerogoti prestasi presiden keenam itu. Ia pun menanyakan terkait metodologis untuk membandingkannya.

“Dari awal memang ide itu (beasiswa Hasto) untuk menggerogoti prestasi SBY kan, jadi gimana metodologinya kalau Hasto atau PDIP mensponsori analisis untuk membandingan Jokowi dan SBY?,” kata Rocky di YouTubenya, Kamis (28/10/2021).

Ia menuturkan kalau metodologi perbandingan itu kacau karena Jokowi hanya sekadar Kader Partai.

“Jadi itu namanya jeruk, ngupas jeruk di kebon jeruk, gitu,” ungkapnya.

Rocky menyebut kalau PDIP sedang panik karena ada survei internal yang menunjukan bahwa suara Partai Demokrat naik.

“Jadi disitu konyolnya, kan terbaca tuh. Kalau dia (Hasto) anggap AHY atau Partai Demokrat partainya naik maka dia enggak akan bikin upaya untuk menurunkan elektabilitas Demokrat,” ujar Rocky.

“Apalagi Pak Moeldoko enggak berhasil menurunkan elektabilitas Partai Demokrat,” sambungnya.

Rocky juga mengomentari pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut utang Indonesia tinggi karena warisan masa lalu.

“Memang kalau kita urutkan utang Jokowi itu adalah limpahan dari utang SBY, jadi betul meningkat. Tapi utang SBY limpahan dari utang Megawati,” pungkasnya.

(Tim Liputan News\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar