Gantian Naik, Sekarang Harga Tiket Pesawat Mahal Pasca Harga PCR Turun

Kamis, 28/10/2021 02:13 WIB
Kemenhub Soal Ketentuan Penerbangan di Masa PPKM 2 (Liputan6).

Kemenhub Soal Ketentuan Penerbangan di Masa PPKM 2 (Liputan6).

Jakarta, law-justice.co - Disaat Pemerintah telah menurunkan harga pemeriksaan tes PCR, justru sekarang terjadi harga tiket pesawat yang mulai merambat naik hampir di semua rute penerbangan.

Misalnya naiknya harga tiket pesawat di rute Jakarta-Bali. Pada tanggal 30 September 2021 yang lalu tiket dari Jakarta ke Bali dibeli dengan harga Rp 590.000. Sekarang harga tiket paling murahnya saja sudah tembus ke angka Rp 1 juta lebih. Di web Traveloka, penerbangan paling murah ditawarkan Lion Air dengan harga Rp 1.160.300. Tiket berupa kelas ekonomi dengan penerbangan langsung pada tanggal 28 Oktober. Harga tiket paling mahal ditawarkan Lion Air juga, dengan harga Rp 1.427.600. Tidak ada perbedaan fasilitas, hanya jam terbangnya saja yang berbeda.

Sementara itu di Tiket.com, penerbangan paling murah juga ditawarakan Lion Air. Tiket kelas ekonomi dengan penerbangan langsung rute Jakarta-Bali ditawarkan mulai dari Rp 1.160.300. Paling mahal ditawarkan Garuda Indonesia, sama-sama tiket ekonomi dengan penerbangan langsung harganya mencapai Rp 1.709.100.

PCR sebagai syarat perjalanan naik pesawat tercantum dalam Surat Edaran Kemenhub Nomor 88 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Udara pada Masa Pandemi COVID-19.

Aturan ini mengacu pada SE Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Nomor 21/2021 dan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 53/2021, dan Inmendagri Nomor 54/2021. Aturan ini dinilai sangat memberatkan rakyat dan diprotes banyak pihak.

SK Mendagri ini mengatur penumpang penerbangan dari atau ke bandara di Pulau Jawa dan Pulau Bali, antarkota di Pulau Jawa dan Pulau Bali, serta daerah dengan kategori PPKM Level 4 dan PPKM Level 3, wajib menunjukkan kartu vaksin (minimal vaksinasi dosis pertama) dan surat keterangan negatif Rapid Test/RT-PCR maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan.

Sedangkan untuk penerbangan dari dan ke bandara di luar wilayah Jawa dan Bali dengan kategori PPKM Level 1 dan PPKM Level 2, wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif RT-PCR (sampel maksimal 2x24 jam), atau hasil negatif RT-antigen (sampel maksimal 1x24 jam), sebelum keberangkatan.


(Warta Wartawati\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar