Erick Thohir Geram, Bos BUMN Tak Ikut Transformasi Terancam Dipecat

Selasa, 19/10/2021 13:35 WIB
Erick Thohir (Foto: The Jakarta Post)

Erick Thohir (Foto: The Jakarta Post)

Jakarta, law-justice.co - Menteri BUMN Erick Thohir meminta kepada perusahaan pelat merah agar melakukan transformasi. Sebaliknya, ia mengancam akan mencopot direksi apabila tak melakukan transformasi.

Hal itu disampaikan Erick dalam Grand Launching Produk Pangan dan Non Pangan BUMN, Selasa (19/10/2021).

"Mohon maaf yang tidak ikut transformasi pastinya akan saya bongkar, akan saya ganti," kata Erick.

Erick menegaskan bahwa omongannya tidak main-main. Pasalnya, pencopotan direksi BUMN juga sudah dilakukan beberapa waktu terakhir.

"Dan sudah terjadi di banyak BUMN, jadi tidak kaleng-kaleng omongannya," ujar Erick.

Meski begitu, ia memastikan pencopotan direksi bukan karena unsur suka atau tidak suka. Erick mengatakan akan melihat kinerja dari masing-masing direksi sebelum mencopot jabatan mereka.

"Saya ubah manajemen bukan karena suka dan tidak suka, tapi hasilnya yang saya lihat," ucapnya.

Dirinya akan fokus memantau BUMN pangan dalam satu tahun ke depan. Salah satunya adalah PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau RNI.

Sementara, Erick mengatakan BUMN meraup pendapatan sebesar Rp96 triliun per semester I 2021. Kemudian, untuk laba bersih tercatat Rp26 triliun hingga Juni 2021.

"Karena transformasi dan efisiensi, ini kami ikuti satu-satu," tutup Erick.

 

(Tim Liputan News\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar