Update Capaian Vaksinasi, Pemerintah Klaim Sudah lebih dari 50 Persen

Sabtu, 16/10/2021 20:30 WIB
Ribuan karyawan dan pemilik toko di pusat perbelanjaan mengikuti vaksinasi yang digelar Dinas Kesehatan Kota Tangerang di Ballroom Novotel, Kota Tangerang, Senin (1/3). Sebanyak 3.000 orang karyawan dan pemilik toko di pusat perbelanjaan Tangcity Mall Kota Tangerang menjalani vaksinasi COVID-19 dosis pertama. Robinsar Nainggolan

Ribuan karyawan dan pemilik toko di pusat perbelanjaan mengikuti vaksinasi yang digelar Dinas Kesehatan Kota Tangerang di Ballroom Novotel, Kota Tangerang, Senin (1/3). Sebanyak 3.000 orang karyawan dan pemilik toko di pusat perbelanjaan Tangcity Mall Kota Tangerang menjalani vaksinasi COVID-19 dosis pertama. Robinsar Nainggolan

law-justice.co - Kementerian Kesehatan mengumumkan capaian vaksinasi Covid-19, pada Rabu (15/10). Disebutkan bahwa sudah lebih dari 50 persen masyarakat Indonesia sudah menerima vaksin Covid-19, paling tidak dosis pertama.

Data dari Kemenkes menyebutkan bahwa 105,4 juta masyarakat Indonesia telah mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis pertama. Itu artinya capaian vaksinasi sudah menembus lebih dari 50 persen sasaran vaksinasi.

Per Tanggal 15 Oktober 2021 Pukul 12.00 WIB, total vaksinasi dosis 1 sudah mencapai 105.464.686 orang atau 50,64% persen dari total sasaran yaitu sebanyak 208.265.720 orang. Sementara vaksinasi dosis 2 sudah mencapai 61.397.055 orang atau 29,48% persen.

"Terima kasih untuk seluruh masyarakat Indonesia yang telah ambil bagian penting dalam upaya kita mengendalikan pandemi ini. Kami juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan dan kolaborasi semua pemangku kepentingan mulai dari tenaga kesehatan, TNI/Polri, kementerian/lembaga, parlemen, dunia usaha, relawan dan pihak-pihak terkait lainnya. Capaian ini adalah kerja besar kita bersama," ujar Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi.

Nadia mengatakan, pendekatan yang dilakukan selama ini adalah lewat pos-pos vaksinasi di tengah-tengah lingkungan warga menjadi salah satu terobosan yang dilakukan. Selain metode rutin vaksinasi yaitu berbasis fasilitas pelayanan kesehatan, pemerintah membuka alternatif lain yang bersifat massal berupa pos-pos atau sentra vaksinasi yang dilakukan melalui kerjasama kemitraan dengan pihak swasta dan masyarakat.

Dukungan kemitraan baik berupa tempat layanan, tenaga tim vaksinator, edukasi dan mobilisasi masyarakat, sarana dan prasarana efektif mempercepat pencapaian target vaksinasi.

Selain itu, strategi sosial menjadi misi Kementerian Kesehatan dalam menjangkau 100 juta target vaksinasi selanjutnya. Sejatinya, vaksinasi mengemban misi sosial dalam upaya bersama untuk mengurangi laju penularan sekaligus melindungi seluruh masyarakat Indonesia.

Oleh karena itu, vaksinasi harus mampu menjangkau setiap jengkal wilayah Indonesia terutama di daerah terpencil, perbatasan dan kepulauan sehingga strategi dan pendekatan sosial harus dikedepankan.

"Lewat kolaborasi dan strategi yang tepat, kami optimis target cakupan vaksinasi COVID-19 bisa segera tercapai. Masyarakat terutama kelompok rentan pun bisa terlindungi dari ancaman paparan Covid-19," pungkasnya.

 

(Januardi Husin\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar