Faisal: Tanpa Langkah Strategis, RI Bangkrut Sebelum Era Jokowi Usai!

Kamis, 14/10/2021 06:36 WIB
Ekonom Senior INDEF, Faisal Basri (Monitor.id)

Ekonom Senior INDEF, Faisal Basri (Monitor.id)

Jakarta, law-justice.co - Jika pemerintahan Presiden Jokowi tidak memiliki langkah strategis, ancaman kebangkrutan ekonomi di Indonesia akan terjadi bahkan sebelum masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo berakhir di tahun 2024.

Hal itu disampaikan oleh Ekonom Senior dari Universitas Indonesia (UI), Faisal Basri dalam Gelora Talk bertajuk "Covid-19 dan Ancaman Kebangkrutan Dunia Usaha", Rabu (13/10).

"Kebangkrutan itu tidak bisa terlalu lama, sebelum 2024, pemerintah ini sudah bangkrut," ujar Faisal Basri.

Salah satu indikator yang disoroti Faisal, adalah keputusan BUMN PT Waskita Karya yang menjual saham kepemilikan ruas Tol Cibitung-Cilincing senilai Rp 2,44 triliun.

"Waskita menjual jalan tol Rp 2 triliun, padahal investasinya Rp 11 triliun, kan lama-lama bangkrut (keuangan negara)," terangnya.

Dia berharap, Presiden Jokowi segera sadar bahwa keuangan negara sedang di bawah ancaman dan perlu langkah taktis untuk menyelamatkan itu.

Salah satunya, kata Faisal adalah menyingkirkan orang-orang di sekitar Jokowi.

"Presidennya (harus) sadar membersihkan orang-orang sekelilingnya dari orang seperti Moeldoko, Ali Ngabalin, Luhut Pandjaitan, kalau tidak ya wudah terima risiko," pungkasnya.

(Annisa\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar