Awalnya Bohong Korban Begal di BKT, Ternyata Pemuda ini Korban Open BO

Sabtu, 09/10/2021 14:50 WIB
Ilustrasi pelacuran online Michat (Tribun)

Ilustrasi pelacuran online Michat (Tribun)

Jakarta, law-justice.co - Seorang pemuda asal Bogor, Aulia Rafiqi (23), mengaku ditodong celurit hingga disetrum kawanan begal di BKT Pondok Kopi, Jakarta Timur. Namun, laporan dari korban tersebut ternyata palsu. Aulia Rafiqi berbohong.


Aulia Rafiqi diketahui melaporkan kasus itu ke Polres Metro Jakarta Timur. Polisi pun telah memeriksa pihak pelapor.

Hasil pemeriksaan pelapor dan penyelidikan di lokasi yang telah dilakukan, terungkap Aulia Rafiqi memberikan keterangan palsu. Dari video yang diterima detikcom, Aulia Rafiqi mengaku bahwa laporannya palsu.


"Dengan ini menyatakan bahwa laporan yang saya buat di Polres Metro Jakarta Timur bahwa saya dibegal dan disetrum oleh orang yang mengaku polisi adalah bohong atau hoax," kata Aulia, dikutip Sabtu (9/10/2021).

Aulia kemudian menjelaskan kronologi awal dari laporannya tersebut. Dia menyebut saat itu awalnya melakukan open booking online (BO) seorang perempuan lewat aplikasi MiChat.

Keduanya kemudian bertemu di sebuah apartemen di daerah Bekasi. Namun, kedua pihak kemudian berseteru karena adanya ketidaksesuaian tarif.

"Kejadian yang sebenarnya terjadi adalah awalnya saya MiChat dengan seorang perempuan dan open BO di Apartemen Kemang View Bekasi lantai 9 kemudian terjadi cekcok karena tidak sesuai kesepakatan," terang Aulia.

Dari cekcok tersebut, muncul teman-teman dari pihak perempuan. Handphone dan uang Aulia Rafiqi lalu diambil oleh para pelaku. "Akhirnya handphone dan uang saya diambil oleh temen-temen perempuan tersebut," jelas Aulia Rafiqi.

"Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kebohongan saya kepada kepolisian Republik Indonesia," tambahnya. Untuk diketahui kasus ini berawal dari pengakuan seorang pemuda asal Bogor, Aulia Rafiqi (23), yang mengaku ditodong celurit hingga disetrum kawanan begal di BKT Pondok Kopi, Jakarta Timur.

Handphone dan uang di kantongnya ludes dibawa para pelaku. Aulia, pada Rabu (6/9/2021) dini hari itu, baru pulang dari Tanjung Priok, Jakarta Utara, hendak ke rumah kakaknya di Bekasi. Ia pun melanjutkan perjalanan pulang ke rumah sang kakak dengan menebeng kendaraan warga yang melintas.

"Saya kan nggak ada kendaraan, nebeng-nebeng orang, terus nyambung-nyambung minta tolong aja," ujar Aulia dihubungi Kamis (7/10/2021). Aulia dibegal di BKT Pondok Kopi, Jakarta Timur, pada Rabu (6/10/2021), sekitar pukul 01.00 WIB. Dia baru dilepaskan oleh para pelaku sekitar pukul 04.00 WIB.

Setiba di BKT, Aulia dipepet 3 motor yang ditumpangi 5 pelaku. Mereka kemudian menodong Aulia dengan celurit. Dia juga mengaku disetrum. Ternyata cerita itu palsu belaka.

 

(Devi Puspitasari\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar