Bagaimana Chelsea Membuat Liverpool Frustasi dengan 10 Pemain?

Minggu, 29/08/2021 09:34 WIB
Laga Liverpool vs Chelsea yang berakhir imbang 1-1

Laga Liverpool vs Chelsea yang berakhir imbang 1-1

law-justice.co - Laga Bigmatch antara Liverpool vs Chelsea pada Minggun (29/8) dini hari berakhir imbang 1-1. Padalah Liverpool selaku tuan rumah hanya melawan 10 pemain Chelsea sepanjang babak kedua.

Chelsea berhasil membuat Liverpool frustasi saat mereka saling memperebutban poin dalam laga lanjutan Premier League di Anfield Stadium. Laga menjadi sangat seru dan panas setelah pemain Chelsea Reece James disuir wasit pada penghujung babak pertama.

Dalam pertarungan antara dua kekuatan super Premier League itu, Liverpool menekan dengan panik dan tapi sukses menguasai jalannya pertandinga. Tapi pemegang Liga Champions sangat terorganisir dengan luar biasa dan pada akhirnya akan puas dengan hasil imbang.

Tim tamu justru unggul lebih dulu lewat gol yang dilesakkan oleh Kai Havertz melalui sundulannya pada menit ke-29. Mason Mount nyaris menggandakana keunggulan pada akhir babak pertama.

Kegagalan tersebut langsung disusul oleh kartu merah yang diterima oleh Reece James karena dia menyentuh bola di muka gawang saat kemelut. Wasit Anthony Taylor memberikan penalti untuk Liverpool setelah berkonsultasi dengan tim VAR.

Mohamed Salah mencetak gol penalti untuk mengatur pengepungan Liverpool di babak kedua, tetapi Chelsea lebih dari sekadar memenuhi tantangan tersebut. Liverpool berhasil menyamakan kedudukan saat jeda.

Bermain dengan 10 orang pada babak kedua sekali lagi menguji lini pertahanan Chelsea, tapi tim asuhan Thomas Tuchel sekali lagi menunjukkan kualitasnya. Mereka berhasil membuat Liverpool frustasi selaam 45 menit.

Manajer Liverpool, Juergen Klopp mengaku cukup puas dengan hasil imbang mengingat bagaimana alotnya laga dini hari tadi. Berbagi poin rasanya cukup adil untuk mengapresiasi lini pertahanan Chelsea yang tangguh.

"Saya melihat pertandingan yang sangat menarik. Cepat dan sulit bagi kedua tim. Kami kebobolan dan membalasnya melalui penalti," kata Klopp kepada Skysport.

Klopp tahu bahwa anak asuhnya memiliki banyak peluang sepanjang babak kedua karena mereka unggul jumlah pemain.

"Babak kedua, kami bermain bagus. Semua orang berpikir kami bisa karena melawan 10 orang. Ada keuntungan dalam penguasaan bola tetapi tidak dalam hal struktur pertahanan," ujar Klopp.

Klopp harus mengakui bahwa strategi yang diterapkan oleh Tuchel sangat apik meredam serangan bertubi-tubi dari Liverpool.

“Mereka bermain sedikit lebih dalam dan mereka memiliki delapan pemain belakang, termasuk Lukaku. Kami tidak bisa menggunakannya, kami berusaha dengan tembakan jarak jauh tapi itu gagal mencetak gol," ucapnya.

Hasil imbang itu membuat Liverpool dan Chelsea mengemas jumlah poin yang sama. Keduanya menempati posisi 2 dan 3.

(Januardi Husin\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar