Emosi Memuncak, Petinggi PA 212: Mereka Ingin Berkuasa Penuh!

Minggu, 29/08/2021 06:28 WIB
Ketua Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) Slamet Maarif (RMOL)

Ketua Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) Slamet Maarif (RMOL)

Jakarta, law-justice.co - Ketua Umum PA 212, Slamet Maarif kembali melayangkan pernyataan mengejutkan kepada pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Slamet menilai bahwa Jokowi tampak menghidupkan kembali Orde Baru.

"Cara-cara yang dilakuakn Jokowi lebih kasar," katanya di Jakarta.

Slamet menyinggung bergabungnya Partai Amanat Nasional (PAN) yang kini telah menjadi bagian koalisi pemerintah.

"Mereka ingin berkuasa penuh dan menyingkirkan yang lain. Dalam arti lebih otoriter," ujarnya.

Kelompok tersebut, lanjutnya, membuat sistem demokrasi sesuai dengan apa yang diinginkan.

"Tujuannya itu untuk menjadi single majority," ucapnya.

Menurut Slamet, pertemuan pemimpin partai koalisi yang dihadiri PAN ada kaitannya dengan masa jabatan presiden.

"Mereka ingin ada penambahan masa jabatan presiden menjadi tiga periode dengan mengubah UUD melalui sidang istimewa," tuturnya.

Ia pun berharap, langkah yang ditempuh PAN bermanfaat untuk bangsa dan agama, bukan sebaliknya.

(Annisa\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar