Duh! Ada Pejabat Dapat Vaksin Booster, PKS Minta Jokowi Tegas

Kamis, 26/08/2021 14:37 WIB
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera (Kompas.com)

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera (Kompas.com)

Jakarta, law-justice.co - Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyoroti sejumlah pejabat yang mendapatkan booster vaksin Covid-19. Mardani menyebut dosis ketiga diperuntukkan ke tenaga kesehatan.

"Semua harus ikut aturan, dosis ketiga adalah untuk tenaga kesehatan," kata Mardani, Kamis (26/8/2021).

Anggota DPR RI ini menegaskan, mestinya semua harus malu. Pasalnya, saat ini masih banyak rakyat Indonesia yang belum mendapatkan vaksin.

"Mestinya kita malu mendapatkan yang ketiga sementara masih banyak rakyat Indonesia di beberapa tempat belum dapat vaksin pertama," tulis Mardani.

Mardani pun meminta agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) perlu menegaskan aturan terkait vaksin dosis ketiga ini. "Pak @jokowi perlu menegaskan aturan dengan tegas," tegasnya.

Sebelumnya, obrolan Presiden Jokowi dengan sejumlah pejabat terdengar dalam rekaman video kunjungan ke Kalimantan Timur, Selasa (24/8).

Dalam rekaman itu terungkap sejumlah pejabat seperti Gubernur Kaltim hingga Panglima TNI Hadi Tjahjanto ternyata sudah mendapat suntikan dosis ketiga atau vaksin booster Covid-19.

Rekaman video itu sempat tersiar di kanal YouTube Sekretariat Presiden, yang kini telah dihapus.

Rekaman itu menampilkan momen ketika Jokowi meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di SMPN 22 Kota Samarinda, Kaltim, Selasa (24/8).

Jokowi didampingi oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor, serta Wali Kota Samarinda Andi Harun.

 

(Tim Liputan News\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar