Heboh Warga Bone Temukan Bom Pesawat Seberat 10 Kg di Empang

Minggu, 25/07/2021 17:50 WIB
Warga temukan Bom seberar 100 Kg di area rumah warga (Kumparan)

Warga temukan Bom seberar 100 Kg di area rumah warga (Kumparan)

Bone, Sulawesi Selatan , law-justice.co - Sebuah bom jenis craft atau bom pesawat ditemukan di sebuah empang milik warga di Dusun Cumene, Desa Sumpang Minaggae, Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel). Bom tersebut ditemukan saat warga tengah membersihkan emang dengan alat berat.


"Sebuah Bom jenis Craft atau Bom Pesawat peninggalan masa perang dunia berdiameter 35 cm dan panjang 50 cm ditemukan di sebuah area empang milik warga di Dusun Cumene," kata Komandan Batalion C Pelopor Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan, Kompol Nur Ichsan, dikutip dari Antara, Minggu (25/7).


Dia mengatakan, pihaknya dibantu Personel Koramil mensterilkan lokasi bom yang disebut memiliki daya ledak cukup kuat itu. Pihaknya kemudian menunggu pihak Yon Zipur, Den Pal Korem 141 Toddopuli dan Gegana Brimob Polda Sulsel, untuk proses evakuasi. "Menindaklanjuti laporan tentang penemuan benda yang diduga kuat adalah bom, maka untuk proses evakuasi benda itu, kami telah berkoordinasi untuk mempercepat proses evakuasi," kata dia.


Danyon menjelaskan, penemuan bom ini pertama kali ditemukan oleh pemilik kolam ikan atau empang warga setempat yang hendak membersihkan menggunakan alat berat. Bom craft ini dalam kondisi tertimbun lumpur.

Berat bom tersebut diperkirakan 100 Kg dengan kondisi aktif atau tidak meledak saat dijatuhkan oleh pesawat pada masa perang dunia lalu.

 

Menurut dia, pentingnya melakukan sterilisasi di lokasi penemuan bom itu, karena dikhawatirkan masih ada bom serupa di sekitarnya dan dapat meledak sewaktu-waktu jika masih aktif.


Setelah berusaha selama tiga jam, pada Sabtu (24/7) akhirnya personel gabungan dari Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, Den Pal Korem 141 Toddopuli dan anggota Koramil Sibulue berhasil mengevakuasi bom.


Proses evakuasi benda yang diduga bom pesawat ini dilakukan dengan cara manual bermodal tali dan beberapa batang bambu. "Evakuasi benda yang diduga bom ini dilakukan oleh 6 anggota dari TNI dan dibantu anggota Brimob Bone. 4 anggota memikul dengan menggunakan bambu sedang 2 lainnya menjaga posisi dari bom ini agar tidak terlalu mengalami guncangan," imbuh Danramil Sibulue Kapten Busra.


Benda yang diduga bom pesawat tersebut, langsung dimasukkan ke dalam peti khusus yang berada di atas kendaraan dinas milik Den Pal Korem 141 Toddopuli.

 

(Devi Puspitasari\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar