Naik Rp9 M sejak Jabat Komut Pertamina, Ini Jumlah Harta Ahok saat Ini

Jum'at, 18/06/2021 05:04 WIB
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat menjalani sidang perdana kasus penistaan agama (beritagar)

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat menjalani sidang perdana kasus penistaan agama (beritagar)

Jakarta, law-justice.co - Nama Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kembali menjadi sorotan setelah buka-bukaan terkait fasilitas kartu kredit yang didapatnya dari perusahaan minyak negara tersebut.

Ahok mengungkapkan, limit atau batas maksimal nominal transaksi kartu kredit miliknya dari Pertamina mencapai Rp30 miliar.

"Yang saya dapatkan buat saya sebagai komisaris utama limitnya Rp30 miliar," ucap Ahok, Rabu (16/6/2021).

Ahok mengatakan, fasilitas kartu kredit itu juga diberikan oleh Pertamina kepada dewan direksi, komisaris, hingga manajer perusahaan.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyebut fasilitas kartu kredit telah diberikan kepada pejabat Pertamina sejak lama.

Oleh karena itu, Ahok mengusulkan agar dewan komisaris dan direksi Pertamina tak lagi mendapat fasilitas kartu kredit.

Usulan itu pun telah disetujui dan mulai berlaku sejak Selasa (15/6/2021) kemarin.

"Kebijakan itu berlaku untuk seluruh grup (Pertamina). Sejak kemarin (Selasa) berlaku," ujar Ahok.

Harta Kekayaan Ahok

Diketahui, Ahok menjabat sebagai Komisaris Utama Pertamina sejak 22 November 2019 dan kini berjalan 10 bulan.

Sebelum menjadi Komut Pertamina, suami Puput Nastiti Devi itu `kenyang` menjadi politikus dan masuk ke lembaga pemerintahan.

Ia pernah menjadi Bupati Belitung Timur kemudian anggota DPR RI.

Jangan lupakan juga latar belakang Ahok yang juga dikenal sebagai pengusaha tambang dengan perusahaan yang beroperasi di Bangka Belitung.

Sama seperti pejabat negara lainnya, ayah empat anak itu wajib memberikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaran Negara (LHKPN) kepada KPK.

Ahok terakhir kali melaporkan harta kekayaannya pada 24 Maret 2021 saat sudah 1,5 tahun menjadi Komut Pertamina.

Dibanding pada LHKPN pertamanya pada 30 April 2020, ada kenaikan jumlah harta kekayaannya yang dimiliki mantan suami Veronica Tan itu.

Per 30 April 2020, Ahok memiliki harta kekayaan sebesar Rp 50.154.930.816.

Sementara pada laporan terbarunya, Ahok mempunyai harta kekayaan sebesar Rp 59.323.839.726 atau ada kenaikan sekira Rp 9 miliar.

Bila melihat dari rincian aset yang dimiliki, sebenarnya masih sama seperti pada laporan sebelumnya.

Hanya saja, nilainya yang mengalami kenaikan atau peningkatan dibanding tahun lalu.

Ahok masih memiliki 33 bidang tanah dan bangunan yang berada di Bekasi, Depok, Belitung Timur, hingga Jakarta Utara.

Total aset tanah dan bangunan milik Ahok mencapai Rp 48.771.889.000.

Aset berupa kendaraan yaitu lima unit mobil menjadi penyumbang aset terbesar kedua setelah tanah dan bangunan.

Total nilai aset kendaraan mencapai Rp 5,1 miliar di mana ada dua mobil yang nilainya di atas Rp 1 miliar.

Penyumbang kekayaan Ahok nomor tiga adalah kepemilikan surat berharga yang kini mencapai Rp 10.720.261.122.

Pada tahun lalu, surat berharga milik Ahok masih berada di angka Rp 3.820.000.000.

Begitu juga pada aset harta bergerak lainnya yang naik menjadi Rp 2.937.411.947 dari sebelumnya, Rp 1.878.660.800.

Aset lain yang saat ini dipunyai Ahok adalah kas dan setara kas serta harta lainnya masing-masing sebesar Rp 1.322.742.218 dan Rp 1.261.306.188.

Ahok juga masih memiliki utang walaupun nilainya telah turun sekitar Rp 1,4 miliar menjadi Rp 10.789.770.749.

Berikut daftar kekayaan Ahok sebagaimana dikutip Tribunnews.com dari elhkpn.kpk.go.id:

A. TANAH DAN BANGUNAN Rp 48.771.889.000

1. Tanah Seluas 1245 m2 di BELITUNG TIMUR, HASIL SENDIRI Rp 90.000.000

2. Tanah Seluas 1800 m2 di BELITUNG TIMUR, HASIL SENDIRI Rp 125.000.000

3. Tanah Seluas 292 m2 di BELITUNG TIMUR, HASIL SENDIRI Rp 40.000.000

4. Tanah dan Bangunan Seluas 200 m2/272 m2 di KOTA JAKARTA UTARA, HASIL SENDIRI Rp 2.903.000.000

5. Tanah dan Bangunan Seluas 527 m2/510 m2 di KOTA JAKARTA UTARA, HASIL SENDIRI Rp 13.612.971.000

6. Tanah dan Bangunan Seluas 650 m2/64 m2 di BELITUNG TIMUR, HASIL SENDIRI Rp 120.000.000

7. Tanah dan Bangunan Seluas 333 m2/42 m2 di BELITUNG TIMUR, HASIL SENDIRI Rp 75.000.000

8. Tanah Seluas 297 m2 di BELITUNG TIMUR, HASIL SENDIRI Rp 90.000.000

9. Tanah dan Bangunan Seluas 698 m2/60 m2 di BELITUNG TIMUR, HASIL SENDIRI Rp 100.000.000

10. Bangunan Seluas 60 m2 di KOTA JAKARTA UTARA, HASIL SENDIRI Rp 1.174.410.000

11. Tanah dan Bangunan Seluas 20000 m2/1022 m2 di BELITUNG TIMUR, HASIL SENDIRI Rp 638.400.000

12. Tanah Seluas 505 m2 di KOTA BEKASI, HASIL SENDIRI Rp 3.900.000.000

13. Tanah Seluas 212 m2 di BEKASI, HASIL SENDIRI Rp 1.800.000.000

14. Tanah Seluas 200 m2 di KOTA BEKASI, HASIL SENDIRI Rp 1.700.000.000

15. Tanah Seluas 200 m2 di KOTA BEKASI, HASIL SENDIRI Rp 1.700.000.000

16. Tanah dan Bangunan Seluas 200 m2/170 m2 di KOTA BEKASI, HIBAH TANPA AKTA Rp 2.800.000.000

17. Tanah dan Bangunan Seluas 200 m2/170 m2 di KOTA BEKASI, HIBAH TANPA AKTA Rp 2.800.000.000

18. Tanah Seluas 383 m2 di KOTA BEKASI, HASIL SENDIRI Rp 2.975.000.000

19. Tanah Seluas 172 m2 di KOTA BEKASI, HASIL SENDIRI Rp 1.675.000.000

20. Tanah Seluas 91 m2 di KOTA BEKASI, HASIL SENDIRI Rp 875.000.000

21. Tanah Seluas 84 m2 di KOTA BEKASI, HASIL SENDIRI Rp 800.000.000

22. Tanah Seluas 84 m2 di BEKASI, HASIL SENDIRI Rp 800.000.000

23. Tanah Seluas 172 m2 di KOTA BEKASI, HASIL SENDIRI Rp 1.425.000.000

24. Tanah Seluas 120 m2 di KOTA BEKASI, HASIL SENDIRI Rp 1.000.000.000

25. Tanah Seluas 105 m2 di KOTA BEKASI, HASIL SENDIRI Rp 1.000.000.000

26. Tanah dan Bangunan Seluas 111 m2/101 m2 di KOTA BEKASI, HASIL SENDIRI Rp 1.750.000.000

27. Tanah Seluas 76 m2 di KOTA DEPOK, HASIL SENDIRI Rp 180.000.000

28. Tanah Seluas 90 m2 di KOTA BEKASI, HASIL SENDIRI Rp 425.000.000

29. Tanah Seluas 105 m2 di KOTA BEKASI, HASIL SENDIRI Rp 980.000.000

30. Tanah Seluas 18528 m2 di BELITUNG TIMUR, HASIL SENDIRI Rp 185.280.000

31. Tanah Seluas 18578 m2 di BELITUNG TIMUR, HASIL SENDIRI Rp 185.780.000

32. Tanah dan Bangunan Seluas 484 m2/56 m2 di BELITUNG TIMUR, HASIL SENDIRI Rp 57.048.000

33. Tanah dan Bangunan Seluas 64 m2/65 m2 di KOTA DEPOK, HASIL SENDIRI Rp 790.000.000

B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp 5.100.000.000

1. MOBIL, TOYOTA LAND CRUISER Tahun 2012, HASIL SENDIRI Rp 500.000.000

2. MOBIL, JEEP RUBBICON Tahun 2014, HASIL SENDIRI Rp 400.000.000

3. MOBIL, JEEP RUBBICON Tahun 2018, HASIL SENDIRI Rp 1.200.000.000

4. MOBIL, MERCEDES SEDAN Tahun 2019, HASIL SENDIRI Rp 2.100.000.000

5. MOBIL, TOYOTA ALPHARD Tahun 2019, HASIL SENDIRI Rp 900.000.000

C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp 2.937.411.947

D. SURAT BERHARGA Rp 10.720.261.122

E. KAS DAN SETARA KAS Rp 1.322.742.218

F. HARTA LAINNYA Rp 1.261.306.188

Sub Total Rp 70.113.610.475

HUTANG Rp 10.789.770.749

TOTAL HARTA KEKAYAAN Rp 59.323.839.726

(Annisa\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar