Demi Hidupkan Bank Syariah, Luhut Tawarkan Hal Ini ke Arab Saudi

Kamis, 17/06/2021 16:18 WIB
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan Menteri lobi Arab Saudi suntikkan modal ke Bank Syariah Indonesia  (lintasparlemen.com)

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan Menteri lobi Arab Saudi suntikkan modal ke Bank Syariah Indonesia (lintasparlemen.com)

Jakarta, law-justice.co - Bank Syariah Indonesia (BSI) tengah berkembang saat ini. Dan untuk mempercepat perkembangnnya Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menawarkan kepada Arab Saudi untuk menyuntikkan modal. Hal itu dilakukan Luhut saat menggelar pertmuan virtual dengan Menteri Investasi Arab Saudi Khalid Al-Falih.

"Bank Syariah Indonesia (BSI) merupakan bank syariah terbesar di Indonesia saat ini. Pihak Arab Saudi menyampaikan ketertarikannya dan akan menugaskan timnya untuk membahas detail rencana ini lebih lanjut, " kata Luhut dalam keterangan tertulisnya.

Luhut juga menyampaikan keinginan pemerintah untuk membangun kompleks perumahan Indonesia di Mekkah. "Nantinya, rumah-rumah itu bisa menjadi tempat singgah bagi jemaah umroh dan haji dari tanah air. Kawasan perumahan khusus ini bisa juga digunakan untuk pemasaran produk khusus Indonesia di Mekkah, " ujar Luhut.

Menteri Investasi Al-Falih pun langsung menawarkan beberapa calon lokasi yang dapat digunakan. Proyek tersebut rencananya akan dipimpin oleh perusahaan konstruksi pelat merah, PT Pembangunan Perumahan.

Menteri Investasi Al-Falih juga berjanji akan berkomunikasi dengan lembaga investasi Arab Saudi Public Investment Fund (PIF) soal tawaran yang diberikan. Kemudian, pertemuan antara Indonesia Investment Authority (INA) dan PIF akan diagendakan.

Luhut dan Al-Falih sepakat untuk membentuk satuan tugas atau task force untuk membahas berbagai peluang investasi yang ada. Kedua belah pihak juga akan kembali melakukan pertemuan pada tanggal 24 Juni 2021.

Dalam pertemuan virtual itu, Luhut didampingi Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo dan CEO Indonesia Investment Authority (INA) atau Lembaga Pengelola Investasi, Ridha Wirakusumah.

"Saya sangat senang pertemuan ini dapat terlaksana. Semoga kesempatan ini jadi langkah awal yang baik untuk kerja sama Indonesia dan Arab Saudi di berbagai bidang ke depannya," tutup Luhut.

(Gisella Putri\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar