Kata Luhut Saat Kasus Covid-19 di Indonesia Melonjak Drastis

Selasa, 15/06/2021 15:46 WIB
Kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat kasus Covid-19 melonjak drastis (ist)

Kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat kasus Covid-19 melonjak drastis (ist)

Jakarta, law-justice.co - Kasus baru Covid-19 di Indonesia yang melonjak drastis langsung dikomentari oleh Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Dia meminta agar setiap orang untuk refleksi karena hal itu merupakan kesalahan bersama.

"Saya kira Pak Budi, Budi Sadikin sedang kerja keras walaupun lagi pusing menghadapi Covid, naiknya eksponensial, dengan adanya masuknya indian varian ini, varian India ini. Ini supaya juga kita sama-sama kesempatan ini berkaca, inilah kesalahan kita ramai-ramai," kata Luhut dalam konferensi pers virtual, Selasa (15/6/2021).

Luhut menegaskan pemerintah sudah berupaya maksimal untuk menahan masyarakat tidak mudik. Namun masih ada masyarakat yang tidak patuh terhadap kebijakan pemerintah itu.

"Pemerintah sudah minta habis-habisan supaya kita stay at home tidak mudik, kemarin kita ramai-ramai, ini buahnya. Jadi semua kita harus melakukan perenungan kalau kita sebagai pemimpin tidak memberikan contoh ini dampaknya seperti sekarang ini, banyak korban yang tidak kita sadari langsung atau tidak langsung akibat kelakuan kita sendiri," ujar Luhut.

Sorotan terkait kenaikan kasus Corona ini juga disampaikan Wakil Presiden Ma`ruf Amin. Ma`ruf menegaskan harus ada upaya untuk mencegah penularan agar tak terjadi lonjakan kasus seperti India dan Malaysia.

"Kita semua merasakan sekarang ini sedang terjadi peningkatan penularan, kalau kita tidak melakukan upaya-upaya mengintervensi ini bisa terjadi seperti di India juga di Malaysia," kata Ma`ruf Amin saat meninjau vaksinasi di Kota Tangerang yang disiarkan melalui YouTube Kota Tengarang, Selasa (15/6).

Dampak pandemi Corona, kata Ma`ruf, tak hanya berdampak terhadap kesehatan, namun juga berbagai aspek kehidupan lainnya.

"Dan selama ini kita juga sudah merasakan sendiri akibatnya yang tidak hanya juga berdampak pada kesehatan tetapi juga pada sosial, ekonomi, pendidikan dan sektor-sektor yang lain," jelasnya.

(Gisella Putri\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar