Usai Perintah Berantas Preman, Kini Kapolri Keluarkan Perintah Baru

Senin, 14/06/2021 19:24 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo perintahkan Kapolda bentuk Kampung Tnaggug Narkoba (pikiran rakyat)

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo perintahkan Kapolda bentuk Kampung Tnaggug Narkoba (pikiran rakyat)

Jakarta, law-justice.co - Setelah memerintah semua Kapolda dan Kapolres untuk berantas preman, Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo kembali mengeluarkan perintah baru. Kini dia meminta agar seluruh Kapolda membentuk Kampung Tangguh Narkoba.

Instruksi ini disampaikan usai mengungkap jaringan narkoba internasional yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Pusat, dengan barang bukti 1,129 ton sabu.

"Saya minta untuk Kampung Tangguh Narkoba diciptakan di seluruh Indonesia untuk menekan peredaran narkoba," katanya di Mapolda Metro Jaya, Senin (14/6/2021).

Menurut dia, Kampung Tangguh Narkoba dibentuk oleh jajaran kepolisian dengan menggandeng Pemerintah Daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat serta stakeholder terkait.
Jenderal Sigit menginginkan setiap Kampung Tangguh Narkoba memiliki daya cegah dan daya tangkal terhadap ancaman narkoba.

"Terhadap peredaran yang ada segera bisa diinformasikan sehingga kemudian kita bisa tangkap. Dengan harapan itu maka kita memiliki daya cegah dan daya tangkal," ujar mantan Kabareskrim Polri ini.

Pada sisi lain, Sigit menyerukan kepada anggota untuk perang melawan narkoba dan menuntaskan permasalahan narkoba dari mulai hulu sampai hilir.

Mantan Kapolda Banten itu menekankan perlu membangun kerja sama dengan seluruh stakeholder yang ada seperti BNN, Bea Cukai dan Ditjen PAS.

"Pemberantasan narkoba adalah tanggung jawab bersama. Kita bisa bekerja maksimal dengan melibatkan seluruh stakeholder yang ada. Narkoba adalah ancaman kita bersama. Maka kita harus melenyapkan narkoba dari Indonesia. Ini butuh kerja keras serta kerja sama dari seluruh elemen, stakeholder dan masyarakat," tutupnya.

 

(Gisella Putri\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar