Gara-gara Ahok, Pleidoi Habib Rizieq Dinilai Jaksa Tak Nyambung

Senin, 14/06/2021 18:32 WIB
Singgung nama Ahok, jaksa nillai pleidoi Habib Rizieq Shihab tak nyambung (Tribun).

Singgung nama Ahok, jaksa nillai pleidoi Habib Rizieq Shihab tak nyambung (Tribun).

law-justice.co - Jaksa penuntut umum yang menangani kasus swab test di Rumah Sakit Ummi, Bogor menilai pleidoi atau nota pembelaan terdakwa Habib Rizieq Shihab tak nyambung atau berkaitan dengan tuntutan. Pasalnya, dalam pleidoinya itu, eks Imam Besar FPI itu menyinggung nama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Bahkan, Jaksa juga menyatakan bahwa sejumlah nama tokoh yang disebutkan HRS dalam pleidoinya hanya sekedar dikaitkan dalam kasus tes usap RS Ummi Bogor yang tengah menjeratnya.

"Rizieq terlalu banyak keluh kesahnya yang hampir tidak ada hubungan dengan pokok perkara,"ujar Jaksa dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (14/6/2021).

Selain itu, Jaksa menilai pleidoi HRS berisi hujatan-hujatan kepada sejumlah orang yang dia sebut namanya di dalam draf pleidoi.

"Dan mengaitkan orang lain dalam pembelaan yang tidak ada hubungannya sama sekali. Di antaranya perkara Ahok, juga menghubungkan dengan Abu Janda, Ade Armando, Denny Siregar," ucap Jaksa.

"Selain daripada itu, menghubungkan dengan Diaz Hendropriyono yang kesemuanya tidak ada nyambungnya," tambah jaksa.

Dalam kasus dugaan tes usap Covid-19 di RS Ummi Bogor, HRS dituntut penjara selama 6 tahun karena diduga melanggar Pasal 14 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1.

HRS telah menyampaikan pembelaannya pada Kamis lalu (10/6), dan pada hari ini giliran Jaksa menanggapi pleidoi atau membacakan repliknya.

(Gisella Putri\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar