20 Orang Lansia di Semarang Meninggal Dunia usai Vaksinasi Covid-19

Rabu, 26/05/2021 05:25 WIB
Para Guru dan staf tenaga pendidik menerima vaksinasi Covid-19 di Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (6/4). Dinas Pendidikan DKI Jakarta menargetkan sebanyak 142.403 guru dan tenaga pendidik menerima vaksinasi Covid-19 sebagai upaya meningkatkan kekebalan kepada para pengajar jelang uji coba sekolah tatap muka. Robinsar Nainggolan

Para Guru dan staf tenaga pendidik menerima vaksinasi Covid-19 di Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (6/4). Dinas Pendidikan DKI Jakarta menargetkan sebanyak 142.403 guru dan tenaga pendidik menerima vaksinasi Covid-19 sebagai upaya meningkatkan kekebalan kepada para pengajar jelang uji coba sekolah tatap muka. Robinsar Nainggolan

Jakarta, law-justice.co - Dinas Kesehatan Kota Semarang mencatat 20 orang meninggal dunia usai menjalani vaksinasi Covid-19.

Mereka yang meninggal dunia usai vaksin karena komorbid.

"Mereka terpapar, tidak tertolong. Lansia dengan penyakit penyerta atau komorbid," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Abdul Hakam beberapa waktu lalu.

Dia menyebut, pihaknya akan melakukan evaluasi setelah adanya kasus kematian pasca-vaksinasi lansia.

Termasuk lansia sebelum vaksin harus ada rekomendasi dari dokter spesialis apakah mereka layak divaksin atau sebaliknya.

"Nanti kami pelajari. Lansia harus ada rekam medis dari dokter spesialis. Di sisi lain, lansia harus dilakukan swab antigen untuk memastikan dalam tubuhnya benar-benar tidak mengandung virus sebelum dilakukan vaksinasi," jelasnya.

Sejauh ini, Dinkes mencatat ada 667 orang yang terpapar Covid-19 usai divaksin.

Rinciannya, 350 orang terpapar usai mendapatkan dosis pertama dan 317 orang terpapar usai mendapatkan dosis kedua.

Mayoritas yang terpapar usai divaksin berasal dari kalangan lansia, pendidik, dan pegawai BUMN.

"Kami mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga protokol kesehatan meskipun sudah mengikuti vaksinasi," tutup Abdul.

(Annisa\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar