Terungkap! Internal Gerindra Memohon ke Prabowo Agar Maju Pilpres 2024

Sabtu, 08/05/2021 08:44 WIB
Internal Gerindra memohon agar Prabowo Subianto maju di Pilpres 2024 (wsj.net)

Internal Gerindra memohon agar Prabowo Subianto maju di Pilpres 2024 (wsj.net)

Jakarta, law-justice.co - Prabowo Subianto disebut-sebut akan maju lagi pada Pilpres 2024 mendatang. Hal itu pun didukung oleh sejumlah hasil survei yang masih menempatkan Ketua Umum Partai Gerindra itu di posisi teratas selain Anies Baswedan dan tokoh lainnya.

Fakta lainnnya adalah terungkapnya desakan internal partai untuk mendorong Prabowo maju. Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani.

"Gerindra secara internal mengharapkan dan memohon kepada Pak Prabowo agar beliau bersedia maju di tahun 2024. Kita semua mengharapkan itu dan harapan itu sampai sekarang tidak berubah," kata Muzani.

Muzani merespons hasil survei Lembaga Pendidikan, Penelitian, Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) mencatat elektabilitas Prabowo sebesar 16,4 persen. Elektabilitas mantan Danjen Kopassus menjadi yang teratas mengalahkan nama-nama lain.
Namun menurut Muzani, keputusan politik tersebut belum diambil partainya karena Prabowo meminta agar diberi kesempatan untuk berkonsentrasi menjalankan tugasnya sebagai Menteri Pertahanan. Dia meyakini Prabowo akan menyampaikan keputusannya pada waktu yang tepat.

"Apabila beliau (Prabowo) sudah memberikan kepastian, maka kami pasti segera mengambil keputusan politik bahwa calon presiden (capres) yang diajukan Partai Gerindra di 2024 adalah Prabowo Subianto. Itu soal waktu saja," ujarnya.

Dalam survei yang sama juga menyatakan Prabowo Subianto menjadi ketua umum partai politik terpopuler, Kamis. Setelah Prabowo ada Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri. Lalu, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono di posisi ketiga, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar di posisi keempat, dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di posisi kelima.

Erwan Halil menuturkan, popularias Prabowo Subianto mencapai 27,6 persen. Sementara Megawati Soekarno Putri 23,3 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 21,5 persen, Muhaimin Iskandar 6,8 persen, dan Airlangga Hartarto 6,1 persen.

Adapun survei tersebut diikuti oleh 1.200 responden usia dewasa yang tersebar di 34 Kota di Indonesia pada 8 sampai 15 April 2021. Survei itu memiliki margin of error +/- 2,8 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Metode survei yakni wawancara tatap muka menggunakan kuesioner terstruktur.

 

(Gisella Putri\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar