UYM: Pahala Tak Mudik Setara Lailatul Qadar, Gus Umar: Belajar di Mana

Rabu, 05/05/2021 06:49 WIB
Ustaz Yusuf Mansur (mediaindonesia)

Ustaz Yusuf Mansur (mediaindonesia)

Jakarta, law-justice.co - Tokoh Nahdatul Ulama (NU), Umar Syadat Hasibuan atau Gus Umar menyentil ustaz yang juga pengusaha, Yusuf Mansur yang mengklaim bahwa orang yang tidak mudik akan mendapatkan pahala malam Lailatul Qadar.

Gus Umar bilang, Yusuf Mansur tidak harus membawa-bawa malam lailatul qadir. Sebab tidak segampang itu orang memperoleh malam Lailatul Qadar.

“Nemu juga videonya. Kalau kamu mau nasehatin orang jangan mudik jangan bawa-bawa lLailatul Qadar, Yusuf kamu pikir segampang itu ketemu Lailatul Qadar,” kata Gus Umar dikutip akun Twitter-nya, Selasa (4/5)/

Gus Umar heran dengan pernyataan Yusuf Mansur tersebut. Seolah merasa gampang memperoleh pahala lLailatul Qadar hanya dengan tidak mudik.

“Tahun lalu saya gak mudik lebaran loh Yusuf, tapi gak ketemu juga Lailatul Qadar. Kamu belajar dari mana ini ucapan seperti ini bro Yusuf? #Seriusnanya,” kata Gus Umar.

Sebelumnya, melalui sebuah video, Yusuf Mansur menyebut bahwa orang yang tidak mudik akan mendapat pahala Lailatul Qadar. Sebab tidak mudik merupakan sebuah pengorbanan perasaan.

“Sekarang ini salah satu ibadah yang memungkinkan kita mendapatkan malam Lailatul Qadar, adalah justru tidak mudik. Kok bisa tidak mudik bisa dapatkan pahala Lailatul Qadar, pahala kemudian sepuluh hari dan malam terakhir Ramadan,” kata Yusuf Mansur.

Dia bilang bahwa cukup mendapatkan pahala malam Lailatul Qadar hanya dengan tidak mudik.

“Karena itu kan pengorbanan, pengorbanan persaan, penyelamatan diri dan keluarga, dan orang lain di kampung, dan itu ibadah tertinggi. Jadi jangan mudik dan dapatkan Lailatul Qadar dengan cara yang sederhana seperti itu,” cetusnya.

Malam Lailatul Qadar sendiri merupakan malam yang bisa ditemukan di 10 hari terakhir bulan suci Ramadan.

Malam di mana Alquran diturunkan. Malam itu malam yang mulia, pahalanya setara dengan beribadah selama seribu bulan. Lalu semuda itu hanya dengan tidak mudik mendapat pahala yang agung itu?

(Annisa\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar