Mentan: Stok 9 Juta Ton Pupuk Bersubsidi Mencukupi Kuartal Kedua 2021

Sabtu, 01/05/2021 13:26 WIB
Ilustrasi pupuk bersubsidi (Foto : PT Pupuk Indonesia)

Ilustrasi pupuk bersubsidi (Foto : PT Pupuk Indonesia)

law-justice.co - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menyebut stok pupuk subsidi untuk masa tanam padi kedua mencukupi. Jumlah pupuk bersubsidi itu mencapai total stok sembilan juta ton.

"Kami menyediakan sembilan juta ton pupuk subsidi untuk seluruh daerah," ungkap Mentan Syahrul di Indramayu.

Dia bilang, jumlah sembilan juta ton pupuk subsidi ini sudah sesuai dengan porsi Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK), meskipun pada RDKK yang diajukan hingga 24 juta ton.

Menurut dia, pupuk subsidi diperuntukan bagi petani miskin dan hanya bisa digunakan untuk areal sawah di bawah dua hektare, untuk itu kebutuhan pupuk subsidi akan dipastikan cukup.

"Sudah 24 juta ton yang diminta melalui RDKK, yang mampu disediakan hanya sembilan juta ton. Pupuk subsidi ini hanya untuk petani miskin, yang arealnya di bawah dua hektare. Bukan untuk ke tempat lain," ungkapnya seperti dikutip dari Antara.

Lebih lanjut dia menambahkan, pemakaian pupuk subsidi di sejumlah daerah tidak menghabiskan stok pupuk subsidi yang tersedia.

Seperti di Indramayu, daerah penghasil beras nomor satu di Indonesia ini baru menggunakan pupuk subsidi sekitar 40 persen. Padahal ketersediaan pupuk subsidi untuk Indramayu mencapai 300 ribu ton.

"Artinya, stok pupuk subsidi di daerah ini masih aman. Dari ketersediaan 300 ribu ton lebih di Indramayu, baru terpakai 40 persen. Masih cukup dan belum waktunya dipakai," pungkasnya.***

(Tim Liputan News\Yudi Rachman)

Share:




Berita Terkait

Komentar